Berita Terkini: Rial Iran Terjun Bebas Tembus 1 Juta per Dolar AS, Warga Beralih ke Dolar dan Emas

Dalam sepanjang sejarah mata uang rial Iran alami keterpurukan sangat dalam di tahun 2026.

Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOLASE/SID
ILUSTRASI - Nilai mata uang Iran, Rial tembus 1,65 juta per 1 dolar. Membuat ekonomi Iran terus terjun bebas demo dimana-mana. 

Ringkasan Berita:
  • Sempat menyentuh angka 1,092 juta rial per $1, pada hari ini, Kamis 15 Januari 2026, nilainya sedikit membaik menjadi 1,065 juta rial per $1.
  • Jika satu dolar bernilai 1,065 juta rial, berbeda dengan 1 rial yang nilainya adalah 0 dolar AS.
  • Akibatnya pecahan mata uang kertas Iran yang paling kecil saat ini adalah 1.000 rial dan ketika ditukar dengan dolar AS nilainya masih $0,00094.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam sepanjang sejarah mata uang rial Iran alami keterpurukan sangat dalam di tahun 2026.

Sempat menyentuh angka 1,092 juta rial per $1, pada hari ini, Kamis 15 Januari 2026, nilainya sedikit membaik menjadi 1,065 juta rial per $1.
 
Jika satu dolar bernilai 1,065 juta rial, berbeda dengan 1 rial yang nilainya adalah 0 dolar AS.

Akibatnya pecahan mata uang kertas Iran yang paling kecil saat ini adalah 1.000 rial dan ketika ditukar dengan dolar AS nilainya masih $0,00094.

Nilai ini cukup jauh sekali dari nilai penurunan di tahun-tahun sebelumnya. Penurunan nilai rial bukan sekadar angka, tapi berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga masyarakat Iran.

Berdampak langsung terhadap harga barang impor, makanan, dan kebutuhan pokok melambung tinggi.

Baca juga: TERBARU Aturan Redenominasi Mata Uang Rupiah Diungkap Purbaya hingga Usulan Bank Indonesia

Tercatat sepanjang tahun 2025, mata uang rial ini telah kehilangan nilai sekitar 45 persen, sedangkan inflasi resmi mencapai lebih dari 40 persen.

Keterpurukan nilai mata uang Iran ini berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, sebabharga barang dan jasa naik sangat cepat, termasuk tabungan masyarakat dan daya beli masyarakat menurun tajam.

Bayangkan saja, tabungan yang sudah dikumpulkan selama setahun akan habis nilainya dengan sangat cepat di tahun ini.

Kepanikan pun terjadi di klangan masyarakat yang cenderung menukar tabungan mereka ke dolar, emas, atau properti untuk melindungi nilai uang mereka.

Turunnya nilai mata uang rial ini bukan tanpa sebab, terdapat beberapa faktor yang membuat nilai mata uang Iran anjlok sangat dalam.

Ini adalah dampak langsung dari sanksi ekonomi dari AS ke Iran dan beberapa negara lainnya.

Sanksi membuat kemampuan Iran dibatasi untuk berdagang dengan negara lain, terutama dalam menjual minyaknya.

Inflasi pun terjadi tak terelakkan yang rial kolaps. 

Rentetan dampak dari sanksi ekonomi pun berdatangan dari harga barang naik, angka pengangguran tinggi, dan dugaan adanya praktik korupsi merajalela.

Akhirnya warga Iran lebih percaya terhadap dolar dijadikan simpanan ketimbang rial itu sendiri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved