Rupiah Terus Melemah, Ini Alasan USDT dan XAUT Dilirik dan Jadi Pilihan Investor

Untuk mengakses berbagai instrumen tersebut, kini semakin mudah melalui platform lokal seperti Bittime.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Syahroni
BITTIME
APLIKASI BITTIME - Daftar akun Bittime masukan kode referral resmi aplikasi Bittime untuk mendapatkan bonus. Masukan kode referral WHLEQE saat registrasi akun Bittime. 

Ringkasan Berita:
  1. Pelemahan rupiah (USDT naik ke kisaran Rp17.300) mendorong perubahan mindset investor dari mengejar cuan cepat menjadi fokus menjaga nilai aset dengan instrumen yang lebih stabil seperti dolar digital dan emas.
  2. Aset alternatif seperti USDT dan XAUT tidak hanya lebih defensif, tetapi juga bisa menghasilkan passive income melalui staking, sehingga cocok untuk strategi investasi jangka menengah hingga panjang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan. 

Pelemahan mata uang ini mendorong masyarakat mulai mencari cara baru untuk menjaga nilai aset, tidak hanya sekadar mengejar keuntungan cepat.

Belakangan, harga aset digital berbasis dolar seperti USDT tercatat tembus kisaran Rp17.300, dari sebelumnya sekitar Rp17.100. 

Baca juga: Kode Afiliasi MOVA: U06910, Apa Itu Kode Afilias MOVA dan Bagaimana Cara Munculkan Kode MOVA

Kondisi ini mencerminkan melemahnya rupiah yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Perubahan Pola Pikir Investor

Jika sebelumnya banyak investor ritel berfokus pada “cuan cepat”, kini mulai terjadi pergeseran mindset.

Strategi investasi beralih menjadi lebih defensif, yakni menjaga nilai aset sekaligus tetap mendapatkan pertumbuhan yang stabil.

Baca juga: Kode Referral Utama SimInvest Adalah SYAH299R, Daftar SimInvest Langsung Klaim 1 Lot Saham Gratis

Di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, langkah ini dinilai lebih aman untuk jangka menengah hingga panjang.

Aset Alternatif Mulai Dilirik

Seiring perubahan tersebut, beberapa instrumen mulai menjadi pilihan. Salah satunya adalah USDT, aset digital yang mengikuti nilai dolar Amerika Serikat sehingga relatif lebih stabil dibanding mata uang lokal.

Selain itu, ada juga XAUT, aset digital berbasis emas yang dikenal sebagai safe haven. Secara historis, emas cenderung mampu bertahan di tengah gejolak ekonomi.

Tetap Menghasilkan Lewat Staking

Menariknya, aset digital kini tidak hanya disimpan. Melalui fitur staking, investor tetap bisa memperoleh pendapatan pasif.

Baca juga: Aplikasi Lemomo Viral di Indonesia, Belanja Blind Box Kumpulkan Emas dan Kode Referral UPIFWYBQ

USDT misalnya, menawarkan potensi imbal hasil sekitar 6,5 persen per tahun untuk pengguna baru. Sementara XAUT bahkan bisa mencapai sekitar 10 persen per tahun.

Dengan begitu, strategi investasi tidak hanya menjaga nilai, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan secara konsisten.

Platform Lokal Permudah Akses

Untuk mengakses berbagai instrumen tersebut, kini semakin mudah melalui platform lokal seperti Bittime.

Platform ini menyediakan akses ke USDT dan XAUT dengan fitur staking yang kompetitif.

Selain itu, fleksibilitas transaksi juga menjadi keunggulan. Penarikan dana dalam rupiah dapat dilakukan dengan nominal rendah, mulai sekitar Rp10.000, dengan biaya yang relatif ringan sekitar Rp2.000.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved