Awal Ramadan Bertepatan 18 Februari 2026, Sisa Berapa Hari Lagi ?

Lantas, kapan perkiraan awal puasa Ramadhan 2026 dan mengapa potensi perbedaan tanggal bisa terjadi?

Editor: Zulkifli
Youtube Tribun Pontianak
KALENDER HIJRIYAH - Berikut hitung mundur Ramadan 2026 yang ditunggu-tunggu umat Islam di dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Telah terjadi ijtimak (konjungsi) antara Bulan dan Matahari. Ijtimak terjadi sebelum terbenamnya Matahari.
  • Saat Matahari terbenam, Bulan belum terbenam (Bulan masih berada di atas ufuk).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Awal Ramadan bakal serentak atau berbeda akan ditentukan pada hasil sidang isbat pemerintah. 

Adapun PP Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan bertepatan pada 18 Februari 2026. 

Jika mengacu kepada keputuasn tersebut maka sisa berapa hari lagi Ramadan 2026. 

Memasuki awal tahun 2026, pertanyaan mengenai kapan puasa Ramadhan dimulai menjadi topik yang banyak dicari masyarakat.

Ini juga menjadi tanda umat Islam di Indonesia sudah bersiap menyambut bulan suci Ramadan dengan mempersiapkan agenda ibadah maupun rencana mudik Lebaran.

Menurut catatan sejarah, penetapan awal Ramadhan di Indonesia, sering memunculkan dua versi tanggal berbeda yakni antara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag).

Baca juga: Bacaan Doa Minta Dipanjangkan Umur Dibulan Rajab, Syaban hingga Sampai Ramadan

Perbedaan ini bukan hal baru, karena metode yang dipakai memang berbeda, meski sama-sama menggunakan dasar ilmu falak (astronomi) dan data hilal.

Lantas, kapan perkiraan awal puasa Ramadhan 2026 dan mengapa potensi perbedaan tanggal bisa terjadi?

Awal Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah

Organisasi Islam Muhammadiyah dikenal menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menetapkan awal bulan kamariah, termasuk Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah.

Metode ini berpatokan pada peredaran bulan dan perhitungan astronomis semata, tanpa harus melihat hilal secara fisik dengan mata telanjang.

Tahun ini, Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) mencantumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dalam pandangan Muhammadiyah, bulan baru dianggap sudah masuk apabila telah memenuhi tiga kriteria wujudul hilal secara kumulatif.

Baca juga: Beda Awal Puasa 1 Ramadan 2026 Pemerintah dan Muhammadiyah hingga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah

Telah terjadi ijtimak (konjungsi) antara Bulan dan Matahari. Ijtimak terjadi sebelum terbenamnya Matahari.

Saat Matahari terbenam, Bulan belum terbenam (Bulan masih berada di atas ufuk).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved