Bacaan Doa Usai Salat Dhuha Dalam Bahasa Arab Lengkap Artinya

Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, maka turunkanlah. Jika ada di bumi, maka keluarkanlah.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
ILUSTRASI SHOLAT - Berikut bacaan doa yang bisa amalkan setelah menunaikan sholat sunah dhuha. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beriku bacaan doa usai sholat sunah dhuha yang bisa diamalkan karena banyak keutamaanya. 

Sholat dhuha merupakan amalan sunnah yang baik dikerjakan secara rutin. 

Dilansir dari laman rumah zakat.org sholat Dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan saat matahari naik sepenggalah hingga menjelang waktu zuhur.

Salah satu keutamaannya adalah sebagai pembuka pintu rezeki dan ampunan dari Allah SWT.

Baca juga: Bacaan Doa Shalat Dhuha, Waktu Terbaik dan Keutamaannya untuk Pelancar Rezeki

Rasulullah SAW bersabda:

“Pada setiap sendi salah satu dari kalian ada sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, dan shalat dhuha menggantikan semua itu.” HR. Muslim

Berikut bacaan doa sholat dhuna dalam bahasa arab, latin dan  beserta artinya. 

Doa Setelah Sholat Dhuha

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Latin: Allahumma innad-duha’a duha’uka, wal bahaa’a bahaa’uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ‘ishmatuka.

Allahumma in kaana rizqii fissamaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba’iidan faqarribhu. Bihaqqi dhuhaa’ika, wa bahaa’ika, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudratika, aatini maa aataita ‘ibaadakas-shaalihiin.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu.

Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, maka turunkanlah. Jika ada di bumi, maka keluarkanlah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved