Sudah Pertengahan Rajab ! Kapan Batas Waktu Qadha Puasa Ramadan ?
Untuk itu jangan lupa bagi kalian yang masih belum mengqadha atau mengganti puasa Ramadan tahun lalu.
Ringkasan Berita:
- Dengan kata lain, puasa ganti dapat dilakukan pada hari-hari terakhir menjelang bulan Syakban, bulan terakhir sebelum Ramadan.
- Menurut kalender Kementerian Agama, Syakban 2026 dimulai pada 20 Januari hingga 18 Februari 2025.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebentar lagi akan memasuki bulan Syaban dan kian dekat dengan Ramadan 1447 Hijriyah tahun 2026.
Untuk itu jangan lupa bagi kalian yang masih belum mengqadha atau mengganti puasa Ramadan tahun lalu.
Sebab puasa qada merupakan kewajiban bagi mereka yang meninggalkan puasa Ramadan karena uzur syar’i, seperti sakit, haid, perjalanan jauh, atau alasan lain yang dibenarkan oleh syariat.
Hal ini juga menjadi bentuk ketaatan dalam menjaga ibadah yang telah diwajibkan serta menunjukkan kesungguhan dalam menyambut bulan suci dengan jiwa yang bersih dan penuh kesiapan.
Baca juga: Puasa Ramadan 1447 Hijriyah Tahun 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Tinggal Berapa Hari Lagi ?
Lantas sampai kapan batas waktu qadha puasa Ramadan?
Melansir bimasislam.kemenag.go.id via kompas.tv pada Selasa 9 Desember Syekh Abdurrahman Al-Juzairi dalam Fikih Empat Madzhab Jilid 2, menyebut tidak ada batas waktu mengganti utang puasa Ramadan.
Ini berarti, qadha puasa dapat dilakukan kapan saja selama di luar hari-hari yang dilarang untuk berpuasa, seperti dua hari raya, hari tasyrik, hari bernazar puasa, dan hari-hari di bulan Ramadan.
Pada sisi lain, dalam kitab Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, utang puasa Ramadan boleh dilakukan kapan saja, baik setelah tahun puasa Ramadan yang ditinggalkan atau tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, ulama Syafi'iyah dan Hanabilah berpendapat batas waktu mengganti utang puasa Ramadan yakni hingga datangnya waktu puasa Ramadan tahun selanjutnya.
Baca juga: Amalan Bacaan Doa di Bulan Rajab Agar Disampaikan Ramadan 1447 Hijriyah
Dengan kata lain, puasa ganti dapat dilakukan pada hari-hari terakhir menjelang bulan Syakban, bulan terakhir sebelum Ramadan.
Menurut kalender Kementerian Agama, Syakban 2026 dimulai pada 20 Januari hingga 18 Februari 2025.
Bagi orang yang terlambat meng-qadha-kan puasa sampai datang Ramadhan berikutnya padahal mempunyai kesempatan untuk melaksanakannya, memiliki konsekuensi, yakni: pertama, wajib meng-qadha puasa. Kedua, wajib membayar fidyah.
Fidyah adalah denda yang diberikan kepada fakir miskin sebagai ganti dari puasa yang tidak terlaksana.
Besaran fidyah adalah satu mud makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Satu mud setara dengan 675 gram beras atau 543 gram gandum.
Baca juga: Bacaan Doa Buka Puasa Rajab 2025 Qada Ramadan 2026 Lengkap Bahasa Arab dan Latin Terjemahannya
Niat Puasa Qadha Ramadan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
| Komentar Titi DJ soal Vedra dan Lyodra Viral, Ucapannya Tuai Pro dan Kontra |
|
|---|
| Maia Estianty Ungkap Alasan Pilih Irwan Mussry Jadi Suami, Sikapnya ke Anak-anak Bikin Kagum |
|
|---|
| Nyeri Haid Makin Parah? Hindari 5 Makanan Ini Saat Menstruasi |
|
|---|
| Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab, Tersentuh Permintaan Anak Sepulang Umrah |
|
|---|
| SPMB 2026/2027 Terapkan TKA untuk Jalur Prestasi, Ini Syarat Lengkapnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Jadwal-Puasa-Rajab-21-Desember-2025-Tanggal-Ayyamul-Bidh-Lengkap-Amalan-dan-Keutamaannya.jpg)