Viral Pontianak

6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Warga Pontianak Waspada Banjir Rob hingga 7 Januari 2026

Edi menjelaskan fenomena banjir rob tersebut merupakan dampak dari pasang maksimum air laut dan Sungai Kapuas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
BANJIR ROB PONTIANAK - Kondisi banjir rob dari udara, di Jalan Yuka, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Selasa 9 Desember 2025. Warga Pontianak kembali diimbau waspada potensi banjir rob hingga 7 Januari 2026. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berita terpopuler Kalimantan Barat (Kalbar) hari ini datang dari Wali Kota Pontianak Edi Kamtono mengimbau warganya waspada terhadap potensi banjir rop hingga 7 Januari 2026 besok.

Imbauan itu sesuai dari rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait puncak pasang air laut yang mencapai ketinggian hingga 2 meter.

Edi menjelaskan fenomena banjir rob tersebut merupakan dampak dari pasang maksimum air laut dan Sungai Kapuas yang sudah mulai dirasakan masyarakat sejak beberapa hari terakhir.

"Memang sejak tanggal 4 sampai tanggal 7, kan BMKG sudah merilis bahwa puncak air pasang rob kita tingginya sampai 2 meter dari permukaan air rata-rata atau DPL, air Sungai Kapuas atau air laut rata-rata," kata Edi saat ditemui di Kantor Wali Kota Pontianak, Jl Zainuddin, Senin 5 Januari 2026.

Informasi di atas termasuk dalam enam berita populer yang terjadi di Kalbar sepanjang 6 Januari 2026 hingga 7 Januari 2026.

Berikut 6 berita terpopuler sepanjang dua hari terakhir di Kalbar:

1). Pontianak Terancam Banjir Rob Hingga 7 Januari 2026, Wako Imbau Waspada, BPBD Siapkan Evakuasi Warga

BANJIR ROB PONTIANAK - Kondisi banjir rob dari udara, di Jalan Yuka, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Selasa 9 Desember 2025. Warga Pontianak kembali diimbau waspada potensi banjir rob hingga 7 Januari 2026.
BANJIR ROB PONTIANAK - Kondisi banjir rob dari udara, di Jalan Yuka, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Selasa 9 Desember 2025. Warga Pontianak kembali diimbau waspada potensi banjir rob hingga 7 Januari 2026.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga Kota Pontianak masih diimbau waspada terhadap potensi banjir rop hingga 7 Januari 2026 besok.

Hal ini sesuai arahan Wali Kota Pontianak Edi Kamtono yang melirik dari rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait puncak pasang air laut yang mencapai ketinggian hingga 2 meter.

Edi menjelaskan fenomena banjir rob tersebut merupakan dampak dari pasang maksimum air laut dan Sungai Kapuas yang sudah mulai dirasakan masyarakat sejak beberapa hari terakhir.

"Memang sejak tanggal 4 sampai tanggal 7, kan BMKG sudah merilis bahwa puncak air pasang rob kita tingginya sampai 2 meter dari permukaan air rata-rata atau DPL, air Sungai Kapuas atau air laut rata-rata," kata Edi saat ditemui di Kantor Wali Kota Pontianak, Jl Zainuddin, Senin 5 Januari 2026.

Baca Selengkapnya

2). Besok Waspada Cuaca Lebih Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan Dini 6 Januari 2026 di Sejumlah Wilayah

PERINGATAN DINI BMKG - Ilustrasi cuaca ekstrem. Besok cuaca diprediksi akan lebih ekstrem hingga BMKG keluarkan peringatan dini di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa 6 Januari 2026.
PERINGATAN DINI BMKG - Ilustrasi cuaca ekstrem. Besok cuaca diprediksi akan lebih ekstrem hingga BMKG keluarkan peringatan dini di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa 6 Januari 2026.(ISTIMEWA/Dok. BMKG)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Besok cuaca diprediksi akan lebih ekstrem hingga BMKG keluarkan peringatan dini di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa 6 Januari 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika atmosfer yang terjadi pada awal tahun ini.

Peringatan ini menyusul terpantaunya Bibit Siklon 91S yang bergerak di Samudra Hindia Barat Daya Lampung pada Senin 5 Januari 2026.

Prakirawan BMKG, Diah Ayu, mengungkapkan bahwa fenomena ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot atau setara 65 kilometer per jam.

Sistem tersebut bergerak ke arah tenggara dan diprediksi akan mengalami penguatan signifikan dalam waktu dekat.

Baca Selengkapnya

3). BPS Catat Kunjungan Wisman ke Kalbar November 2025 Turun

RILIS RESMI - Kepala BPS Provinsi Kalbar, Muh Saichudin saat rilis berita resmi statistik di Kantor BPS Kalbar, Senin 5 Januari 2026.
RILIS RESMI - Kepala BPS Provinsi Kalbar, Muh Saichudin saat rilis berita resmi statistik di Kantor BPS Kalbar, Senin 5 Januari 2026.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalbar pada November 2025 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Kalbar, Muh Saichudin, menyampaikan kunjungan wisman turun 9,91 persen secara bulanan (month to month).

“Hal ini dikarenakan pada bulan November ini merupakan masa low season tidak ada libur panjang sehingga tentunya akan mengurangi minat wisatawan manca negara untuk melakukan perjalanan,” ujarnya dalam rilis berita resmi statistik di Kantor BPS Kalbar, Senin 5 Januari 2026.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved