Breaking News

Berita Viral

Resmi Berubah Skema Baru Penyaluran Subsidi Terbaru 2025 Lengkap BBM, LPG hingga Listrik

Resmi berubah skema baru penyaluran Subsidi energi terbaru 2025 lengkap untuk BBM, Gas Elpiji dan listrik.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Tribunnews.com
ISI BBM - Seorang operator SPBU terpantau sedang melayani pengisian BBM. Resmi berubah skema baru penyaluran Subsidi energi terbaru 2025 lengkap untuk BBM, Gas Elpiji dan listrik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Resmi berubah skema baru penyaluran Subsidi energi terbaru 2025 lengkap untuk BBM, Gas Elpiji dan listrik.

Berikut skema baru penyaluran subsidi energi, terutama subsidi BBM (bahan bakar minyak) dan LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tengah menggodok skema baru penyaluran subsidi BBM dan subsidi elpiji 3 kg.

Hal ini dilakukan setelah pemerintah mendapatkan data terkait kebocoran subsidi energi yang tidak tepat sasaran.

Kebocoran subsidi ini terjadi karena subsidi disalurkan dengan skema terbuka.

Resmi Cair Anggaran Subsidi Energi 2026 Naik 14,25 Persen Lengkap Alokasi untuk BBM, Listrik dan Gas

"Data dari survei sosial dan ekonomi (DTSEN), kita melihat adanya kebocoran daripada subsidi yang masuk kepada kelompok masyarakat atas.

Mungkin ke depan kita akan mencarikan mekanisme dan skema sedang dalam pembahasan di pemerintah," ujarnya dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat 15 Agustus 2025.

Airlangga mengungkapkan, salah satu skema yang dipertimbangkan pemerintah ialah skema seperti yang telah diterapkan pada penyaluran subsidi listrik.

"Contoh di sektor listrik yang langganan tinggi itu mendapatkan harga yang berbeda dengan yang di bawah.

Dengan mekanisme semacam itu bisa diimplementasikan di sektor energi yang lain," ungkapnya.

Kendati demikian, Airlangga tidak menjelaskan lebih rinci skema penyaluran subsidi yang akan diimplementasikan pada subsidi energi pada tahun depan.

"Nanti pada waktunya akan disosialisasikan ke masyarakat sebelum dilakukan. namun sekarang masih dalam tahap penggodokan," tuturnya.

Sebagai informasi, dalam RAPBN tahun anggaran 2026, anggaran belanja subsidi energi sebesar Rp 210,06 triliun.

Ini terdiri atas subsidi BBM tertentu sebesar Rp 25,1 triliun, subsidi LPG 3 kg sebesar Rp 80,3 triliun, dan subsidi listrik sebesar Rp 104,64 triliun.

Mengutip Buku II Nota Keuangan, penyaluran subsidi BBM akan dilakukan dengan registrasi konsumen penggunanya agar tepat sasaran.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved