SAKSI KATA

KRONOLOGI Lengkap Gereja HKBP Ketapang Kemalingan 3 Kali, Keyboard Yamaha Rp22 Juta Raib

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GEREJA KETAPANG KEMALINGAN - Foto hasil olahan Artificial Intelligence (AI) Gemini menampilkan ilustrasi Gereja kemalingan. Gereja HKBP Sola Gratia Ketapang dibobol maling pada Selasa 5 Agustus 2025 malam untuk yang ketiga kalinya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Nasib kurang mengenakan dialami Gereja HKBP Sola Gratia Ketapang yang beralamat Jalan Rangga Sentap, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. 

Dimana gereja itu baru saja kemalingan pada Selasa 5 Agustus 2025 malam.

Namun naasnya, kemalingan itu bukan pertama kalinya, melainkan kali ketiga.

Kronologi

Dari keterangan Pendeta Teguh Sinaga, maling berhasil masuk ke dalam gereja dengan cara membobol jendela belakang yang berteralis.

"Awal kejadian saksi yang pertama yang tahu bahwa ada kemalingan di gereja saat itu diketahui oleh salah satu tukang yang akan mengerjakan bangunan gereja. Saat mau bekerja ada barang atau alat tukang yang hilang dalam gudang," kata Pdt. Teguh, Jumat 8 Agustus 2025 

Ia mengatakan, setelah benar-benar dicek, tidak hanya peralatan tukang saja yang hilang, namun barang milik gereja seperti diantaranya keyboard merek Yamaha seharga Rp 22 Juta, serta mixer plus amplifier seharga Rp 15 juta raib dibawa maling.

Setelah ditotal, atas aksi pencurian kali ini kerugian ditaksir mencapai Rp 42 juta.

6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Gereja di Ketapang 3 Kali Kemalingan, Keyboard Rp22 Juta Raib

Gereja Lapor Polres

Atas kejadian kehilangan itu, pihak gereja HKBP telah membuat laporan ke Polres Ketapang.

Kini Polres Ketapang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kita sangat apresiasi terhadap langkah Polres Ketapang yang begitu cepat dan tanggap menyikapi laporan kita untuk melakukan upaya mengungkap pelaku," ujarnya.

Lebih lanjut, Pdt.Teguh menambahkan, kemungkinan dalam pengungkapan pelaku pihak polisi agak sedikit kesulitan lantaran diakuinya area gereja, baik di luar maupun di dalam, belum terpasangnya CCTV karena belum tersedianya jaringan akses wifi.

"Semoga saja pelakunya cepat tertangkap, dan kita harapkan rumah-rumah ibadah seperti gereja-geraja yang ada di Ketapang ini tidak mengalami seperti yang kita alami sekarang," pungkasnya.

Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkini