Alasan Munculnya Larangan Keluar Rumah di Malam 1 Suro Jumat Kliwon, Gerbang Dunia Ghaib!

Penulis: Madrosid
Editor: Madrosid
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RITUAL JAWA - Kegiatan ritual yang dilakukan oleh masyarakat Jawa kirab obor. Dalam kalender jawa malam 1 suro ini jatuh pada malam Jumat Kliwon.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Malam pergantian tahun baru hijriyah 1446 ke 1447 Hijriyah sejati sama dengan pergantian tahun masehi pada umumnya.

Malam 1 Suro ini jatuh pada malam Jumat Kliwon dalam penanggalan jawa.

Hanya saja, pada tahun baru hijriyah identik dalam banyak hal yang dikelompokkan ke dalam budaya.

Berdasarkan masyarakat Jawa di Indonesia pergantian tahun baru hijiryah ini disebut malam 1 Suro.

Kepercayaan masyarakat malam 1 suro banyak hal - hal ghaib atau mistis yang perlu diwaspadai.

Makanya terdapat sejumlah ritual-ritual yang dilakukan di malam 1 Suro oleh masyarakat.

Bahkan dipercaya pula adanya larangan keluar rumah di malam 1 Suro.

Baca juga: Maknai Tahun Baru Islam, Polres Singkawang Gelar Doa Bersama dan Peringatan Hari Bhayangkara ke-79

Lantaran dianggap akan memperoleh kesialan dan hal buruk jika dilanggar.

Dalam budaya Jawa, dipercaya malam 1 Suro ini menjadi gerbang dunia gaib.

Serta sebagai momentum yang berbahaya jika dipaksa keluar rumah, makanya sangat dilarang.

Bahkan orang yang keluar rumah pada 1 Suro dengan darah weton atau darah manis akan menjadi mangsa makhluk ghaib.

Adapun weton darah manis itu seperti Selasa Pon, Kamis Legi, Rabu Pahing, dan Minggu Legi.

Weton Rabu Pahing dipercaya wajib lebih berhati-hati.

Weton merupakan sistem penanggalan Jawa yang menggabungkan hari kelahiran seseorang dengan perhitungan kalender Jawa.

Kegiatan Masyarakat di Malam 1 Suro

Halaman
12

Berita Terkini