TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Mengeluarkan zakat fitrah adalah kewajiban bagi umat muslim.
Hal ini berlaku bagi setiap Muslim yang melalui Ramadhan dan Syawal, baik laki-laki, perempuan, tua, muda, bahkan anak bayi yang baru lahir.
Seperti ibadah pada umumnya, salah satu hal yang tidak boleh terlewat dalam menunaikan zakat fitrah adalah niat.
Sebab, niat merupakan pembeda dan menjadi salah satu penentu sah tidaknya ibadah, termasuk zakat fitrah.
Baca juga: DOA Menerima Zakat Fitrah Bahasa Arab Latin dan Artinya
Golongan Penerima Zakat Fitrah
Penyaluran zakat fitrah tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Islam telah mengatur dengan jelas siapa saja golongan yang berhak menerima zakat fitrah.
Berikut adalah beberapa golongan penerima zakat fitrah.
1. Amil
Amil zakat adalah individu atau lembaga yang memiliki tanggung jawab untuk mengelola zakat, mulai dari proses penerimaan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat.
Mereka bertugas memastikan zakat yang terkumpul disalurkan dengan tepat dan efisien sesuai dengan ketentuan syariat.
Dalam Al-Qur’an, amil zakat termasuk salah satu golongan yang berhak menerima zakat, sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 60.
Ayat ini menjelaskan bahwa zakat diperuntukkan bagi delapan golongan, termasuk para amil sebagai kompensasi atas tugas mereka dalam mengelola zakat.
2. Fakir
Fakir adalah orang yang memiliki keterbatasan dalam harta dan kemampuan jasmani, bahkan sering kali tidak memiliki harta atau pekerjaan.
Meskipun sering disamakan dengan miskin, fakir sebenarnya lebih membutuhkan bantuan dibandingkan orang miskin.
3. Miskin
Golongan penerima zakat fitrah selanjutnya adalah miskin. Miskin adalah kondisi seseorang yang pendapatannya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pendapatan yang rendah, beban ekonomi yang besar, atau kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan yang layak.
4. Mualaf
Seseorang yang baru memeluk Islam atau mualaf juga termasuk golongan penerima zakat fitrah.
Zakat diberikan pada seorang mualaf dengan tujuan untuk menguatkan iman, meyakinkan, dan meneguhkan keyakinan bahwa dalam agama Islam saling membantu merupakan kewajiban.
5. Gharim
Gharim adalah orang yang memiliki utang dan tidak mampu melunasinya karena kesulitan ekonomi.
Mereka biasanya tidak memiliki cukup pendapatan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup, apalagi untuk membayar utang-utangnya. Kondisi ini membuat mereka sangat membutuhkan bantuan.
6. Riqab
Riqab adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada budak pada zaman dahulu. Zakat diberikan kepada riqab dengan tujuan untuk membantu mereka mendapatkan kemerdekaan.
7. Ibnu Sabil
Ibnu Sabil adalah orang yang sedang dalam perjalanan untuk tujuan baik, seperti mencari nafkah atau berdakwah, namun kehabisan bekal di tengah jalan.
Mereka sangat membutuhkan bantuan untuk dapat melanjutkan perjalanan dan mencapai tujuannya.
8. Fisabilillah
Fisabilillah adalah mereka yang berjuang di jalan Allah, baik melalui dakwah maupun jihad. Jika dulu istilah ini identik dengan perjuangan fisik, kini cakupannya meluas.
Fisabilillah juga mencakup mereka yang memiliki kemampuan dan aktif dalam berdakwah, seperti di pengajian atau pondok pesantren. Mereka berjuang menyebarkan ajaran Islam dan membutuhkan dukungan.
Itulah doa menerima zakat fitrah lengkap yang perlu kamu ketahui. Menunaikan zakat fitrah adalah kewajiban setiap Muslim.