TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Instagram secara resmi meluncurkan fitur Akun Remaja barunya.
Peluncuran fitur Akun Remaja itu menandai salah satu upaya terbesar Meta hingga saat ini untuk meningkatkan keamanan bagi pengguna termudanya saat daring.
Fitur Akun Instagram Remaja secara otomatis diberikan kepada setiap pengguna baru yang berusia di bawah 18 tahun.
Status 'Remaja' digunakan untuk menetapkan batasan pada apa yang dapat dilihat pengguna, siapa yang dapat mengirim pesan dan berinteraksi dengan mereka, dan memungkinkan orang tua untuk menjalankan kontrol lebih besar atas penggunaan media sosial oleh anak remaja mereka.
Dikutip dari UsaToday, Meta menjanjikan peluncuran fitur keamanan tambahan awal tahun ini setelah mendapat kecaman di Amerika Serikat dan Eropa atas tuduhan bahwa aplikasinya bersifat adiktif dan telah memicu krisis kesehatan mental kaum muda.
• Biodata, Umur dan Instagram Lolly, Anak Nikita Mirzani yang Viral Dijemput Paksa
Pada bulan Oktober, lebih dari 40 negara bagian mengajukan gugatan di pengadilan federal dengan mengklaim bahwa perusahaan media sosial tersebut memperoleh keuntungan dari pendapatan iklan yang diperoleh dengan sengaja merancang fitur di Instagram dan Facebook untuk memaksimalkan waktu yang dihabiskan remaja dan anak-anak di platform tersebut.
Meta mengatakan dalam sebuah pernyataan pada saat itu bahwa mereka memiliki "komitmen untuk menyediakan pengalaman daring yang aman dan positif bagi remaja,"
"Kami kecewa karena alih-alih bekerja sama secara produktif dengan perusahaan-perusahaan di seluruh industri untuk menciptakan standar yang jelas dan sesuai usia bagi banyak aplikasi yang digunakan remaja, jaksa agung justru memilih jalan ini," kata Meta dalam keterangan tertulis.
Apa itu Akun Instagram Remaja?
Setiap pengguna Instagram baru yang berusia di bawah 18 tahun akan secara otomatis didaftarkan ke Akun Remaja, yang mengatur cara mereka melihat dan berinteraksi dengan aplikasi dan memberi orang tua kontrol khusus atas pengalaman anak remaja mereka di aplikasi.
Akun-akun ini dilengkapi dengan fitur unik yang dirancang untuk membatasi aktivitas remaja di aplikasi, termasuk pembatasan pesan dan konten yang tidak pantas, akun pribadi otomatis, dan batas waktu yang ditetapkan oleh orang tua.
Akun-akun tersebut dapat diubah agar memiliki pengaturan yang tidak terlalu ketat, tetapi remaja di bawah 16 tahun akan memerlukan izin orang tua mereka untuk melakukan perubahan ini.
"Kami tahu orang tua ingin merasa yakin bahwa anak remaja mereka dapat menggunakan media sosial untuk terhubung dengan teman-teman mereka dan mengeksplorasi minat mereka, tanpa harus khawatir tentang pengalaman yang tidak aman atau tidak pantas," kata Instagram dalam siaran pers.
"Pengalaman baru ini dirancang untuk mendukung orang tua dengan lebih baik, dan memberi mereka ketenangan pikiran bahwa anak remaja mereka aman dengan perlindungan yang tepat,"
• 2 Cara Mudah Agar Akun Instagram Lupa Password Kembali Login Otomatis
Konten yang dapat dilihat melalui Akun Remaja difilter berdasarkan pengaturan yang paling ketat, menyembunyikan konten yang diklasifikasikan sebagai "sensitif" bahkan saat dibagikan oleh seseorang yang mereka ikuti.