"Dance Sport dinaungi oleh Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI), juga diperlombakan bagi atlet-atlet difabel, dimana mereka mengikuti Dance Sport dengan menggunakan kursi roda," ujar pihak sekolah.
"Jadi, sebelum mengambil kesimpulan mohon di kroscek dulu ke pihak terkait sebelum memposting dan memviralkannya," lanjutnya.
Pihak SMPN 1 Ciawi menyebutkan bahwa tidak ada materi di kurikulum pembelajaran dan ekstrakulikuler dance sport seperti yang telah dinarasikan dalam chat WA.
"Sekali lagi kami luruskan, mereka ini atlet yang ikut atas nama pribadi dan dilatih oleh pelatih profesional Kabupaten Bogor untuk ikut dalam ajang Porprov Jabar 2022 dan berhasil menyumbangkan 3 medali emas," ujar pihak SMPN 1 Ciawi.
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News