“Banyak program yang punya nilai tambah misalnya kita ada smelter bauksit, di sektor pertanian banyak hasil pertanian yang bisa di ekspor, seperti pasta durian kemudian banyak lagi. Alhamdulillah Kalbar juga sudah Swa Sembada beras,” ungkapnya.
Selain itu, Midji menambahkan dari sisi angka kemiskinan di Kalbar bahkan saat kondisi covid-19 bisa menurunkan angka kemiskinan.
“Dimana angka kemiskinan nasional 9,7 persen kita sekarang 6,84 persen. Walaupun masih tertinggi di Kalimantan, saya rasa bisa ditekan penurunannya,” pungkasnya.