Penulisan Alquran dan Kakbah di KBBI Berubah
Penulisan Alquran dan Kakbah dalam KBBI akan diubah menjadi Al-Qur'an dan Ka'bah. Penggunaan apostrof tersebut merujuk pada contoh Sana'a.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Pada pemutakhiran KBBI Daring terbaru, minggu kedua November 2019, terdapat perubahan enam ejaan nama diri kata serapan bahasa Arab.
Perubahan itu, termasuk penulisan Alquran dan Kakbah.
Berikut ini perubahan selengkapnya:
1. Alquran berubah menjadi Al-Qur'an
2. Baitulmakdis berubah menjadi Baitulmaqdis
3. Kakbah berubah menjadi Ka'bah
4. Lailatulkadar menjadi Lailatulqadar
5. Masjidilaksa berubah menjadi Masjidilaqsa
6. Rohulkudus berubah menjadi Ruhulqudus
Melansir akun resmi Badan Bahasa Kemendikbud, ada delapan catatan terkait perubahan itu.
1. Huruf q tetap diserap apabila digunakan dalam kata yang merupakan nama, seperti Ruhulqudus, Baitulmaqdis, Lailatulqadar
dan Masjidilaqsa.
2. Huruf q diserap menjadi k apabila digunakan dalam kata umum, seperti istikamah, alih-alih istiqamah.
3. Meskipun kata umum, kata serapan yang aslinya mengandung huruf q dipertimbangkan akan tetap diserap q untuk membedakan makna, seperti makam dan maqam. Hal itu tidak berlaku untuk hak karena kata tersebut sudah umum. Alih-alih haq, masyarakat sudah biasa menggunakan hak.
4. Sama seperti makam dan maqam, penulisan riya dipertimbangkan akan tetap ditulis riya untuk membedakannya dengan ria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penulisan-alquran-dan-kakbah-di-kbbi-berubah.jpg)