BWF World Championship 2025

Jadwal Kejuaraan Dunia Badminton BWF 2025 Prancis Lengkap Jam Tayang

Dari ke-12 wakil itu, ada beberapa pemain yang akan berstatus debutan, ada pula yang sudah berpengalaman dan cukup senior.

Tayang:
Editor: Zulkifli
.
EKSPRESI JONATAN CHRISTIE - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat melawan pebulu tangkis Jepang, Kenta Nishimoto pada perempat final Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan Jakarta, Jumat 24 Januari 2025. Jojo diharapkan bangkit pada Kejuaraan Dunia BWF World Championships 2025 Prancis. TRIBUNNEWS/HERUDIN - 

"Di Kejuaraan Dunia 2025 saya menargetkan satu gelar juara," ujar Eng Hian dalam rilis pers PBSI yang diterima BolaSport.com.

"Saya berharap dari semua sektor terutama pemain senior bisa menunjukkan prestasi," tandasnya.

Indonesia sudah cukup lama tidak menikmati keping emas medali Kejuaraan Dunia.

Dalam tiga edisi terakhir, 2021, 2022, dan 2023, tidak ada jagoan Merah Putih yang bisa naik podium tertinggi. Paling baik perak pada 2022 dan 2023.

Titel terakhir Indonesia di Kejuaraan Dunia terjadi pada 2019. Ganda putra veteran, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi pahlawannya.

The Daddies mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang dalam pertarungan tiga gim dramatis dengan skor 25-23, 9-21, 21-15.

Di tahun itu pula, Indonesia juga meraih dua medali perunggu dari Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Baca juga: Jadwal Pertandingan Kejuaraan Dunia BWF 2025 Lengkap Link Hasil Drawing Hari Ini

Adapun medali terakhir Indonesia dari Kejuaraan Dunia diraih pada 2023 melalui ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang meraih perak.

Eng Hian pun tidak hanya membatasi harapannya pada pemain yang bernaung di pelatnas.

Peraih perunggu Olimpiade Athena 2004 bareng Flandy Limpele juga menaruh asa untuk para pemain independen.

Mereka adalah Jonatan Christie di tunggal putra dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di ganda putra.

Pada tahun ini, Jonatan masih belum menemukan performa terbaiknya terutama semenjak mundur dari pelatnas dengan selalu tersingkir di babak-babak awal.

Sedangkan Sabar/Reza menunjukkan lesatan apik ketika menembus final Indonesia Open 2025 untuk final pertama mereka di level World Tour Super 1000.

Meski kedua amunisi itu tidak berlatih di Pelatnas, Eng Hian menyatakan PBSI siap untuk memberi dukungan selama Kejuaraan Dunia 2025 akhir bulan ini.

"Semua pasti mau hasil yang terbaik, dukungan kami juga termasuk kepada pemain-pemain profesional, Jonatan dan Sabar/Reza," ujar Eng Hian.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved