Lirik Lagu

Asal-Usul Makna dan Lirik Lagu Bungong Jeumpa dari Aceh

Dalam bahasa Aceh, "Bungong Jeumpa" berarti bunga cempaka, yang merupakan bunga khas dari Kesultanan Aceh. 

Editor: Dhita Mutiasari
Genered by AI : ChatGPT
LAGU DAERAH – Ilustrasi sekelompok anak menyanyikan lagu bungong jeumpa dari Aceh. Dalam bahasa Aceh, "Bungong Jeumpa" berarti bunga cempaka, yang merupakan bunga khas dari Kesultanan Aceh.  
- Transpose +

TRIBNPONTIANAK.CO.ID - Lagu Bungong Jeumpa merupakan lagu daerah berasal dari Aceh, Indonesia. 

Lagu ini adalah lagu daerah yang terkenal dari provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Dalam bahasa Aceh, "Bungong Jeumpa" berarti bunga cempaka, yang merupakan bunga khas dari Kesultanan Aceh. 

Lagu ini menggambarkan keindahan bunga cempaka, serta melambangkan semangat dan keindahan tanah Aceh.

Bunga cempaka juga menjadi simbol penting dalam kebudayaan Aceh.

Lagu ini sering dinyanyikan dalam berbagai acara, termasuk dalam tarian tradisional Aceh seperti "Ratoh Jaroe".  

Makna dan Lirik Lagu Kembang Gadung, Tembang Sunda Warisan Budaya Jawa Barat

Bungong Jeumpa sangat populer, menggambarkan keindahan bunga cempaka yang mekar di Aceh, sering digunakan dalam berbagai acara adat dan budaya.

Asal-Usul dan Sejarah Lagu Bungong Jeumpa

Lagu ini telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Aceh dan sering dinyanyikan dalam berbagai upacara dan perayaan.

Meskipun nama pencipta lagu ini tidak tercatat, lagu “Bungong Jeumpa” tetap menjadi salah satu lagu daerah yang sangat dihargai dan dianggap sebagai simbol kebanggaan bagi masyarakat Aceh.

Lagu ini menggambarkan keindahan bunga cempaka yang banyak ditemukan di Aceh.

Bunga ini bukan hanya sekedar tumbuhan, tetapi juga simbol keindahan dan keharuman yang sering digunakan dalam berbagai ritual adat. Keindahan alam Aceh dengan pegunungan, pantai, dan hutan yang lebat menginspirasi banyak lagu dan puisi tradisional.

Aceh memiliki adat istiadat yang kaya dan beragam. Lagu-lagu daerah seperti “Bungong Jeumpa” sering dinyanyikan dalam upacara adat, pernikahan, dan acara lainnya.

Musik tradisional Aceh menggunakan berbagai instrumen seperti serune kale (seruling Aceh), rapa’i (gendang tradisional), dan gambus. Lagu-lagu ini biasanya memiliki melodi yang sederhana namun penuh makna. 

Aceh dikenal sebagai “Serambi Mekah” karena pengaruh Islam yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved