Viral Pontianak

6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Maaf Sudahi Kasus Viral Murid MTs di Kubu Raya, Nasib 5 Mahasiswi

Murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Raudhatul Islamiyah, menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar luas di media sosial. 

Tayang:
Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN PONTIANAK/CHRIS HAMONANGAN PERY PARDEDE
SALING MEMAAFKAN - Wali kelas, Yanti berpelukan dengan ibu dari siswa yang videonya viral, Penikasih sebagai bentuk saling memaafkan di kawasan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Raudhatul Islamiyah, Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat (Kalbar) Rabu 23 Juli 2025. Yanti, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyebut hal itu sebagai bentuk kekhilafan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Siang itu, Rabu 23 Juli 2025, suhu di Kota Pontianak cukup panas, namun tidak ada yang menyangka panasnya akan diwarnai kepanikan. 

Sekitar pukul 11.20 WIB, sebuah rumah kontrakan di Jalan Silat Baru, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), tiba-tiba dilahap api.

Momon, salah satu petugas Pemadam Kebakaran Adi Sucipto PKA, menjadi saksi sekaligus garda terdepan. 

Saat menerima informasi di grup WhatsApp sekitar pukul 11.30 WIB, ia langsung bergerak dari posko dengan hanya bermodal unit motor.

"Saya kebetulan lagi sendiri di Posko, jadi langsung meluncur pakai motor. Damkar swasta lainnya juga segera menyusul," cerita Momon saat ditemui di lokasi kejadian.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah kontrakan mahasiswi ini merupakan satu dari enam berita yang jadi sorotan di Kalbar sepanjang, Rabu 23 Juli hingga Kamis 24 Juli 2025.

Berikut selengkapnya;

1). Viral Murid MTs Dipermalukan Karena Biaya LKS, Bupati Sujiwo Beri Solusi

BUPATI SUJIWO TURUN TANGAN - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengunjungi kediaman murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Raudhatul Islamiyah yang sebelumnya viral karena rapornya diduga ditahan pihak sekolah. Sujiwo mengaku miris melihat kondisi keluarga murid tersebut yang tinggal di rumah kontrakan dan menyatakan bahwa kini telah pindah sekolah ke Pondok Pesantren.

BUPATI SUJIWO TURUN TANGAN - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengunjungi kediaman murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Raudhatul Islamiyah yang sebelumnya viral karena rapornya diduga ditahan pihak sekolah. Sujiwo mengaku miris melihat kondisi keluarga murid tersebut yang tinggal di rumah kontrakan dan menyatakan bahwa kini telah pindah sekolah ke Pondok Pesantren.(TRIBUN PONTIANAK/CHRIS HAMONANGAN PERY PARDEDE)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat (Kalbar), seorang anak inisial MED, murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Raudhatul Islamiyah, menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar luas di media sosial. 

Dalam video tersebut, ia tampak tertekan dan dipermalukan oleh pihak sekolah karena rapornya ditahan. Alasannya? Orangtuanya belum mampu membayar buku Lembar Kerja Siswa (LKS).

Kejadian ini menggugah hati Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Tanpa protokol rumit, ia mendatangi langsung rumah MED dan orangtuanya.

Ia mengaku miris melihat kondisi keluarga murid tersebut yang tinggal di rumah kontrakan dan menyatakan bahwa kini telah pindah sekolah ke Pondok Pesantren (Ponpes).

Baca Selengkapnya

2). Rumah Kontrakan di Pontianak Tenggara Terbakar, 5 Mahasiswi Kehilangan Tempat Tinggal

KEBAKARAN DI PONTIANAK - Potret rumah kontrakan terbakar di Jalan Silat Baru, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, pada Rabu, 23 Juli 2025 siang. Petugas Pemadam Kebakaran Adi Sucipto PKA, Momon, mengatakan informasi kebakaran pertama kali diterima melalui grup WhatsApp sekitar pukul 11.30 WIB.
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved