Kepala Desa dari Kabupaten Sambas Harap Peningkatan Kapasitas Tak Sekadar Seremoni

Masyarakat tahunya ini kan uang desa satu milyar dikiranya bisa dibangun ke jalan semua, padahal disitu udah ada item-itemnya.

Penulis: Peggy Dania | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Peggy Dania
BERI KETERANGAN - Kepala Desa Bukit Sigoler, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Khalid H. Sabli menyampaikan kegiatan ini adalah salah satu untuk mendukung Sambas Berkah Berkemajuan, Rabu 16 Juli 2025. Kades yang sudah memimpin sejak 2006 ini berharap pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut. 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Peningkatan kapasitas kepala desa, BPD, dan perangkat desa se-Kabupaten Sambas yang digelar di Hotel Maestro Pontianak, Rabu 16 Juli 2025 disambut positif oleh para peserta.
Kepala Desa Bukit Sigoler, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Khalid H. Sabli menyampaikan kegiatan ini adalah salah satu untuk mendukung Sambas Berkah Berkemajuan.
“Dengan tema kolaborasi dan kemitraan strategis pembangunan pemerintah provinsi kabupaten, dan pusat dalam rangka percepat pembangunan desa dalam mendukung Sambas Berkah Kemajuan,” ujarnya, Rabu 16 Juli 2025.
Menurutnya pembangunan desa tak bisa hanya bergantung pada dana desa namun pemerintah desa juga harus mampu membangun jejaring dan pendekatan strategis termasuk ke ranah politik.
“Untuk membangun desa tidak bisa hanya mengandalkan dana desa. Kepala desa harus bisa mencari sumber-sumber uang untuk membangun desa salah satunya itu pendekatan politik pada DPRD kabupaten dan provinsi,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti masih minimnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan dana desa. Hal ini kerap menimbulkan persepsi keliru yang berujung pada ketidakpuasan publik.
“Masyarakat tahunya ini kan uang desa satu milyar dikiranya bisa dibangun ke jalan semua, padahal disitu udah ada item-itemnya. Tapi masyarakat itu tidak tahu, makanya kami selaku kepala desa mengadakan ini untuk belajar jangan sampai nanti kami salah penggunanaan anggaran,” tambahnya.
Kades yang sudah memimpin sejak 2006 ini berharap pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut.
“Harapan saya kedepannya peningkatan kapasitas ini harus berlanjut tidak hanya ini. Kami kepala desa harus diberi betul-betul pengalaman dan ilmu untuk mengelola desa karena mereka adalah pemimpin mungkin yang sebetulnya menjadi ujung tombak pemerintah desa,” pungkasnya.
Acara tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memperkuat sinergi pembangunan desa yang lebih inklusif dan transparan.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!! 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved