Tol Pontianak Kijing
ALASAN Proyek Pembangunan Jalan Tol Pontianak-Pelabuhan Kijing Gagal Dimulai
Meski kerjasama tersebut gagal, Norsan menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Proyek yang dinanti-nanti warga Kalimantan Barat (Kalbar) yakni jalan tol Pontianak-Pelabuhan Kijing belum menemukan titik terang.
Pasalnya, Gubernur Kalbar, Ria Norsan baru-baru ini mengungkap kalau rencana pembangunan jalan tol Pontianak-Pelabuhan Kijing itu belum dapat terealisasikan.
Hal itu ungkap Norsan, karena kegagalan kerja sama dengan pihak pengusaha asal Malaysia.
“Jadi kemarin kita sebenarnya sudah MoU dengan pengusaha dari Malaysia, tapi gagal,” ungkap Ria Norsan usai Pelantikan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalbar di Pendopo Gubernur, Senin 7 Juli 2025.
Norsan menilai proyek ini dinilai penting untuk menunjang konektivitas logistik menuju pelabuhan internasional tersebut.
Meski kerjasama tersebut gagal, Norsan menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.
• Gubernur Kalbar Ria Norsan Ungkap Rencana Tol Pontianak-Kijing Gagal Dimulai
Norsan Lobi Komisi V DPR RI
Demi mempercepat pembangunan proyek ini, Norsan menyebut Pemprov Kalbar akan melobi Komisi V DPR RI agar bisa segera ditangani oleh pemerintah pusat.
“Kita kemarin sudah dorong ini di Komisi V DPR RI supaya bisa secepatnya membangun tol dari Pontianak ke Kijing. Di sana kan pelabuhan besar,” lanjutnya.
Menurut Ria Norsan, proyek tol ini sangat bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia menegaskan bahwa anggaran dari APBD Provinsi Kalbar tidak akan mampu menanggung pembangunan jalan tol tersebut karena akan mengorbankan program-program lain yang juga penting bagi masyarakat.
“Kalau dari APBD provinsi, kita tidak mampu. Mampu, tapi nanti banyak kegiatan lain yang harus dikorbankan, sedangkan jalan-jalan provinsi kita juga masih banyak yang rusak dan perlu penanganan,” jelasnya.
• Dorong Proyek Infrastruktur Strategis, Termasuk Tol Singkawang dan Jembatan Kapuas 3
Tol Pontianak-Kijing Masuk Kajian
Sebelumnya, Pemprov Kalbar telah memulai feasibility study (FS) atau studi kelayakan detail engineering design (DED) atau detail gambar kerja, untuk Tol Pontianak-Kijing, selanjutnya Kijing-Singkawang.
“Salah satu yang mungkin perlu di segerakan pembangunan Jalan Tol Pontianak-Kijing-Singkawang, bahkan sampai ke Temajok Kabupaten Sambas,” ujar Sekda Kalbar Harisson, Senin 26 Februari 2024.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.