Jadwal Kapal Bone dan KM Sumber Anyar di Pelabuhan Seng Hie Pontianak
Suri menyampaikan bahwa jumlah penumpang kapal saat ini mengalami penurunan, kecuali menjelang momen Lebaran.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelabuhan Seng Hie Pontianak yang terletak di Jalan Sultan Moh., Kecamatan Pontianak Selatan, menyediakan layanan transportasi air Kapal Bone dengan trayek Pontianak–Teluk Batang.
Pengelola tiket, Suri, menyampaikan bahwa kapal Bone beroperasi setiap Senin hingga Sabtu dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00 WIB.
“Ada tiga kapal yang beroperasi, yaitu Bone 1, Bone 2, dan Bone 3. Tapi kalau tanggal merah, kadang tidak jalan,” ujar Suri saat ditemui di Pelabuhan Seng Hie pada Senin, 7 Juli 2025.
Kapal Bone mampu menampung hingga 100 penumpang dan membawa barang dengan kapasitas mencapai 30 ton.
Selain melayani penumpang, kapal Bone juga mengangkut barang, sepeda motor, sembako, hingga umpan ayam.
“Harga tiket penumpang Rp90 ribu, kalau mau titip sepeda motor juga Rp90 ribu,” jelasnya.
Suri menyampaikan bahwa jumlah penumpang kapal saat ini mengalami penurunan, kecuali menjelang momen Lebaran.
• Binmas Polsek Pontianak Barat Laksanakan Bintibmas dan Imbauan 4C kepada Juru Parkir
Ia menambahkan, kapal justru lebih banyak mengangkut barang muatan dibandingkan penumpang.
Demi keselamatan, kapal ini juga telah dilengkapi pelampung dan life jacket.
Sementara itu, terdapat juga KM Sumber Anyar yang melayani trayek Pontianak menuju Desa Radak, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, dengan menyediakan empat unit kapal untuk rute tersebut.
Midi, salah satu pengelola kapal, menyampaikan bahwa keberangkatan kapal dilakukan setiap dua hari sekali sekitar pukul 09.00 WIB, meskipun kapal tersedia setiap hari.
“Ada juga jadwal kapal yang jam 9 datang dan jam 11 berangkat, itu berangkat setiap hari kecuali hari Jumat dan Minggu kapal tidak jalan,” ujar Midi saat ditemui di Pelabuhan Seng Hie.
Kapal ini mampu mengangkut barang hingga 30 ton, meski rata-rata hanya terisi sekitar 20 ton. Sementara kapasitas penumpang maksimal bisa mencapai 200 orang.
Terkait kendala, Midi menyebut hanya terjadi gangguan teknis ringan.
“Kalau mogok itu jarang, karena kapal rutin dilakukan perawatan, seperti ganti oli sesuai jadwal operasional,” jelasnya.
Demi keselamatan, kapal juga telah dilengkapi fasilitas keamanan seperti pelampung, life jacket, dan pengamanan lainnya yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Diserbu Pengunjung, Boyband Smash Jualan Kopi di Festival Warisan Rasa Asia di Pontianak |
|
|---|
| BPS Ketapang Audiensi dengan Wabup, Matangkan Persiapan Sensus Ekonomi |
|
|---|
| Satu Penumpang Meninggal Dunia Pada Insiden Bus DAMRI di Sanggau, DAMRI Sampaikan Belasungkawa |
|
|---|
| Kerap Terjadi Laka Lantas di Kabupaten Sanggau, Anggota DPRD Ingatkan Pengendara Tetap Patuhi Aturan |
|
|---|
| RSUD Sanggau Rawat Puluhan Korban Laka Bus DAMRI, Dua Orang di Rujuk ke Pontianak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kapal-Bone-di-Pelabuhan-Seng-Hie234r3e.jpg)