Berita Viral

Oknum Polisi Tipu Toko Helm dengan QRIS Palsu, Bagaimana Kronologinya?

Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan viral di media sosial karena pelaku berpura-pura membayar dengan metode QRIS.

Tayang:
YouTube Tribun Sumsel
PENIPUAN OKNUM POLISI - Foto ilustrasi hasil olah YouTube Tribun Sumsel, Rabu 25 Juni 2025, seorang oknum polisi dari satuan Brimob diduga melakukan penipuan saat membeli helm di sebuah toko di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan viral di media sosial karena pelaku berpura-pura membayar dengan metode QRIS. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Seorang oknum polisi dari satuan Brimob diduga melakukan penipuan saat membeli helm di sebuah toko di Cileunyi, Kabupaten Bandung. 

Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan viral di media sosial karena pelaku berpura-pura membayar dengan metode QRIS.

Pemilik toko merasa dirugikan setelah mendapati transaksi tidak tercatat dalam sistem pembayaran. 

Pelaku sempat menunjukkan bukti transfer palsu yang ternyata hanyalah hasil editan di ponsel. 

Kapolsek Cileunyi, Kompol Rizal Adam, membenarkan bahwa pelaku adalah anggota polisi aktif. 

Saat ini, kasus telah ditangani Propam dan naik ke tahap pemeriksaan internal. Pihak toko berharap kasus ini diproses secara adil meskipun melibatkan aparat penegak hukum.

Ayah Syok Saat Lihat Akta Kelahiran Anaknya, Mengapa Jenis Kelamin di Dokumen Bisa Salah?

[Cek Berita dan informasi berita viral KLIK DISINI]

Di Mana dan Kapan Penipuan oleh Oknum Polisi Ini Terjadi?

TKP: Toko Helm di Jalan Raya Cileunyi, Bandung

Insiden ini terjadi pada Minggu pagi, 8 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah toko helm yang berlokasi di Jalan Raya Cileunyi, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. 

Kejadian tersebut langsung memicu respons dari pemilik toko yang merasa dirugikan hingga akhirnya melaporkannya ke kantor polisi.

Konfirmasi dari Kepolisian

Kapolsek Cileunyi, Kompol Rizal Adam, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan oleh seseorang yang diketahui belakangan merupakan anggota kepolisian.

“Kami cek pelakunya, sudah terdeteksi ternyata anggota polisi,” ujar Rizal saat dikonfirmasi, Selasa (24/6/2025).

Rizal menjelaskan bahwa laporan tersebut datang dari pemilik toko helm yang mengalami kerugian sebesar Rp380 ribu akibat transaksi palsu itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved