IKAHUT Untan Sintang Gelar Diskusi NGOPI Edisi Kedua Bareng Mahasiswa Bahas Solusi Sampah Plastik
Igor yang juga Pembina IKAHUT UNTAN di Kabupaten Sintang menyambut baik kegiatan yang melibatkan pemuda, mendengarkan gagasannya, pemikirannya karena
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema global Hentikan Polusi Plastik, Ikatan Keluarga Alumni Kehutanan Universitas Tanjungpura (IKAHUT UNTAN) Kabupaten Sintang kembali menyelenggarakan diskusi interaktif NGOPI (Ngobrol Pintar) Edisi kedua pada Sabtu kemarin.
Bertempat di Rumah Betang Kobus Sintang, kegiatan ini mengangkat tema “Mencari Solusi dari Problematika Sampah Plastik di Kabupaten Sintang” dan diikuti oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Sintang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Igor Nugroho menjelaskan bahwa bumi saat ini menghadapi tiga krisis planet sekaligus yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi.
“Salah satu penyebab utama krisis tersebut adalah akumulasi sampah, khususnya sampah plastik yang sulit terurai. Masalah sampah telah menjadi isu global, nasional dan lokal, termasuk di Kabupaten Sintang," ungkap Igor.
Igor yang juga Pembina IKAHUT UNTAN di Kabupaten Sintang menyambut baik kegiatan yang melibatkan pemuda, mendengarkan gagasannya, pemikirannya karena kaum muda merupakan agen perubahan yang bisa membentuk opini di masyarakat.
• Sidang Tilang Satlantas Polres Melawi bersama Kejari & PN Sintang, Bentuk Kepastian Hukum Pelanggar
Ia menambahkan harapan agar generasi muda seperti mahasiswa bisa menjadi duta-duta lingkungan yang didengar rekan-rekannya dan dapat melakukan aksi langsung.
Ketua IKAHUT UNTAN Kabupaten Sintang, Deddy Irawan menyampaikan bahwa kegiatan NGOPI merupakan agenda rutin IKAHUT UNTAN Sintang dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Deddy menjelaskan kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Pemerinah Kabpaten Sintang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup serta dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Sintang.
“Peserta akan mempresentasikan konsep dan solusi pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Sintang. Peserta terbaik akan mendapatkan hadiah serta doorprize yang disponsori oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat,” jelas Deddy.
Erwin dari BKSDA Seksi II Sintang pada kesempatan itu menyinggung tupoksi BKSDA dalam pengelolaan ekowisata dengan masalah persampahan.
BKSDA memiliki tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pengunjung kawasan ekowisata agar tidak membuang sampah saat mengunjungi kawasan seperti TWA Bukit Kelam.
“Saat ini BKSDA Seksi II Sintang menerapkan metode yang mewajibkan seluruh pengunjung membawa turun seluruh sampah yang dihasikannya. Kami tidak menyiapkan tempat sampah di beberapa titik seperti dahulu, tetapi pengunjung harus membawa turun seluruh sampahnya. Melalui cara tersebut, secara perlahan, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab penunjung atas sampah yang dihasilkannya," beber Erwin.
Selain BKSDA Kalimantan Barat, pelaksanaan NGOPI edisi kedua ini juga mendapat dukungan dari Taman Nasonal Bukit Baka Bukit Raya, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sintang Utara, KPH Sintang Timur, KPH Sekadau, TPD KSB dan PT. TIS.
Selain itu dukungan juga berasal dari organisasi non pemerintah seperti WWF Indonesia, Rainforest Alliance, PUPUK Surabaya dan Manda Katalika.
Kegiatan NGOPI dilanjutkan dengan sesi pemaparan ide dan konsep pengelolaan sampah plastik dari masing-masing peserta.
Harapannya, melalui kegiatan ini, lahir gagasan-gagasan kreatif, inovatif dan aplikatif dari generasi muda untuk mengatasi permasalahan lingkungan, khususnya polusi plastik di Kabupaten Sintang Sintang. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Unjuk Rasa di Pontianak Ricuh, Kapolresta: Mari Jaga Kota Tetap Damai dan Kondusif |
![]() |
---|
Personel Polsek Beduai Verifikasi Titik Hotspot untuk Pastikan Api Padam dan Situasi Terkendali |
![]() |
---|
Gubernur Ria Norsan Imbau Warga Kalbar Jaga Kedamaian, Demokrasi sebagai Ruang Dialog |
![]() |
---|
Dorong Literasi Keuangan pada Pelajar dan Mahasiswa Lewat Pegadaian Mengajar Area Pontianak |
![]() |
---|
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.