Ruko Elektronik di Pontianak Terbakar, Empat Petugas Damkar Alami Luka

Surya mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena terkendala akses menuju titik api dan terbatasnya ketersediaan air.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Chris Hamonangan Pery Pardede
KEBAKARAN DI PONTIANAK - Foto anggota petugas damkar Dara Hitam setelah melakukan proses pemadaman api di Jalan Nusa Indah III, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, pada Kamis, 12 Juni 2025. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Dara Hitam, Dwi Surya, menyebutkan bahwa api pertama kali muncul dari bagian belakang lantai 3 ruko. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kebakaran menghanguskan Rumah Toko (Ruko) Erisen Elektronik di Jalan Nusa Indah III, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, pada Kamis, 12 Juni 2025 sekitar pukul 11.56 WIB.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Dara Hitam, Dwi Surya, menyebutkan bahwa api pertama kali muncul dari bagian belakang lantai 3 ruko.

"Untuk titik awal api itu di bagian belakang lantai 3 ruko, kemudian mulai menyebar merembet ke bagian ruko kanan terkena sedikit," ucap Dwi Surya kepada tribunpontianak.co.id, saat ditemui di lokasi kejadian. 

Surya mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena terkendala akses menuju titik api dan terbatasnya ketersediaan air.

Sebanyak empat petugas pemadam yang menjadi korban saat melakukan proses pemadaman. 

"Kalau korban itu tiga petugas yang sesak napas, kalau yang satu jarinya hampir putus sepertinya, itu kalau tidak salah saya ketimpa dengan mesin yang tumbang," ujar Surya. 

Upaya pemadaman melibatkan seluruh armada damkar dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, serta bantuan dari Damkar Sungai Pinyuh. 

Setelah berjibaku dengan api selama kurang lebih enam jam, akhirnya api berhasil dijinakkan berkat usaha para petugas pemadam di lokasi. 

"Dari jam 11.56 WIB kita dapat laporan, kita langsung menuju ke TKP hingga sekarang itu selama enam jam. Saat ini telah dilakukan pendinginan pada lantai 3, untuk lantai 2 itu sudah mendingan, ini lagi kerja di lantai 3," kata Surya. 

Baca juga: Saksi Lihat Kepulan Asap Hitam di Belakang Ruko Pasar Nusa Indah 3 Pontianak

Surya menjelaskan lamanya proses pemadaman terkendala oleh peralatan yang kurang lengkap peralatan dari damkar swasta serta yang terbakar adalah elektronik. 

"Kendala kita itu Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) kurang ada untuk bagian swasta. Terus bagian yang terbakar itu elektronik semua. Jadi untuk pemadam swasta ini kita tidak mau mengambil resiko, takutnya ada sesak napas atau apa gitu. Jadi yang naik ke atas itu yang ada peralatan SCBA, sisanya kita cover dari luar," jelas Surya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved