Belum Sampai Setahun, Es Kopi Keliling Mare Coffee Buka 3 Cabang

Salah satu penjual Mare Coffee ialah, Ridwan bilang, ada beragam varian rasa disuguhkan Mare Coffee mulai dijual dari harga 10.000 Rupiah.

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
PENJUAL ES - Gerobak es kopi keliling yang dijual Ridwan, warga Desa Pasar Melayu, Kecamatan Sambas, Kalbar. Ridwan berjualan es kopi dengan merek Mare Coffee di kawasan Jalan Pembangunan Desa Dalam Kaum, Rabu 11 Juni 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Minuman es kopi keliling sedang marak dijual di Kota Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tak hanya di Sambas, jualan ini juga mulai menjamur di berbagai wilayah kecamatan, Rabu 11 Juni 2025.

Minuman cup itu dapat dijumpai dengan mudah karena ciri khas menggunakan gerobak minimalis. Kebanyakan gerobak itu dilengkapi sepeda listrik untuk mobilitas.

Salah satunya Mare Coffee, jualan es kopi yang beroperasi di sekitar Kota Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Sejak dibuka setahun lalu, Mare Coffee sudah memiliki tiga gerobak yang beroperasi di tiga titik berbeda.

Mare Coffee menjual berbagai varian rasa kopi dapat ditemui di Jalan Gusti Hamzah depan Masjid Babuk Janah Sambas, Jalan Pendidikan Desa Nagur dan Jalan Pembangunan Desa Dalam Kaum.

Salah satu penjual Mare Coffee ialah, Ridwan bilang, ada beragam varian rasa disuguhkan Mare Coffee mulai dijual dari harga 10.000 Rupiah.

"Variasi rasanya bermacam-macam, ada .arelatte, caramel, coconut aren, butter squad, lemon tea," ujar Ridwan.

Ridwan menjelaskan, konsumen dapat membeli per cup maupun beli per botol kemasan 1 liter. Dia berujar varian marelatte menjadi favorit para pembeli.

"Kalau pembeli ingin pesan yang per liter bisa menghubungi nomor yang tersedia. Best seller marelatte harganya 10 Ribu Rupiah, kalau satu liter 70 Ribu Rupiah," katanya.

Baca juga: Cerita Ridwan Penjual Es Kopi Keliling di Sambas, Tamat SMA Belajar Bekerja 

Dia menambahkan, rata-rata hasil penjualan es kopi keliling mencapai 50 cup. Namun di hari-hari tertentu bisa tembus sampai 100 cup.

"Biasanya 50 cup lebih habis setiap hari, kalau malam Minggu pernah hampir 80 cup. Di gerobak lain pernah tembus 100 lebih cup, namun hari hari biasanya sekitar 50 cup," katanya.

Dia menambahkan, dirinya bekerja menjual es kopi keliling dengan sistem sif. Sif pertama di waktu pagi sampai sore dan sif kedua waktu sore hingga malam.

"Kami sistem sif, pertama jam 9 pagi sampai jam 4 sore, nanti sif kedua jam 4 sore sampai jam 11 malam," tuturnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved