Warga Antusias Serbu Bapok Murah di Pasar Murah Pontianak Utara
Untuk membeli paket bahan pokok tersebut, warga cukup menunjukkan KTP asli sesuai dengan domisili kecamatan tempat pasar murah digelar.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dalam upaya menekan dampak inflasi serta meringankan beban masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar operasi pasar atau pasar murah secara bergilir di enam kecamatan se-Kota Pontianak.
Kali ini, giliran Kecamatan Pontianak Utara menjadi lokasi pasar murah.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, hadir langsung meninjau pelaksanaan pasar murah yang dipadati ratusan warga sejak pagi hari.
Bahasan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah kota dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
"Antusiasme ini menunjukkan bahwa program pasar murah sangat dibutuhkan masyarakat," ujarnya saat meninjau pasar murah di halaman Kantor Camat Pontianak Utara, Rabu 28 Mei 2025.
Menurutnya, program ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Pontianak dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok serta memberikan akses lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat terhadap bahan pokok kebutuhan sehari-hari.
Barang-barang yang dijual dalam pasar murah ini meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang disubsidi.
"Alhamdulillah, kita bersyukur bisa terus merealisasikan program-program seperti ini. Insya Allah, Pemerintah Kota Pontianak akan terus menjalankan program-program yang sifatnya berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, terutama untuk saudara-saudara kita dari kalangan menengah ke bawah," ucapnya.
Baca juga: Kosgoro 1957 Kalbar Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Bersama Ketum Dave Laksono di Pontianak
Ia juga menambahkan bahwa pasar murah digelar di kecamatan-kecamatan secara bergilir, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan bahan pokok murah.
Operasi pasar ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam menekan gejolak harga pasar.
"Terima kasih atas partisipasi masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan pasar murah ini. Kami mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa semakin ditingkatkan," imbuh Bahasan.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Ibrahim menjelaskan, pasar murah ini digelar di enam kecamatan dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha. Setiap kecamatan mendapat jatah masing-masing seribu paket sembako.
Dalam satu paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Paket ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp85.000 per paket.
"Selain itu, tersedia juga telur ayam isi 10 butir seharga Rp10.000," katanya.
Menurut Ibrahim, kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hal itu terlihat dari jumlah warga yang datang ke pasar murah untuk membeli kebutuhan pokok.
| Pemkab Kayong Utara Resmi Buka Manasik Haji, 12 CJH Ikuti Pembekalan |
|
|---|
| Ketua DPRD Mempawah Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Perkuat Kepemimpinan Menuju Indonesia Emas 2045 |
|
|---|
| Awali Pengawasan Inspektorat Kalbar, Pemkab Kayong Utara Fokus Benahi Tata Kelola |
|
|---|
| 1000 Dosis Hewan Kurban di Kota Singkawang Sudah Lakukan Vaksinasi PMK Sejak Bulan Februari |
|
|---|
| Genjot PKG, Dinkes Ketapang Dorong Partisipasi Warga untuk Capai Target 46 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pasmur-290525-kalsss.jpg)