Berita Viral

Tertipu Dukun Pengganda Uang, Lansia di Kukar Rugi Rp67 Juta

Pelaku menjalankan aksinya dengan melakukan ritual bermodal baskom plastik, mukena, dan kain batik yang diklaim bisa melipatgandakan uang hingga milia

DOK POLSEK SAMBOJA via Tribun Jatim
DUKUN PENIPU - M (35), pelaku penipuan dengan modus menggandakan uang melalui sebuah ritual khusus. Pelaku menjalankan aksinya dengan melakukan ritual bermodal baskom plastik, mukena, dan kain batik yang diklaim bisa melipatgandakan uang hingga miliaran rupiah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Seorang lansia di Kelurahan Sanipah, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengalami kerugian hingga Rp67 juta setelah tertipu oleh perempuan berinisial M (35) yang mengaku sebagai dukun pengganda uang. 

Pelaku menjalankan aksinya dengan melakukan ritual bermodal baskom plastik, mukena, dan kain batik yang diklaim bisa melipatgandakan uang hingga miliaran rupiah. 

Korban awalnya sempat ragu, namun akhirnya percaya setelah terbuai dengan narasi mistik dan janji hasil instan. 

“Korban yang semula ragu akhirnya luluh setelah dirayu dengan narasi mistik,” ujar Kapolsek Samboja, AKP Sarlendra Satria Yudha.

Setelah memberikan uang bertahap hingga puluhan juta rupiah, korban mulai curiga saat hasil tak kunjung terlihat. 

Sayangnya, sebelum bisa meminta pertanggungjawaban, pelaku lebih dulu menghilang tanpa jejak. 

Kepolisian berhasil menangkap M pada 20 Mei 2025, dan kini ia dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

[Cek Berita dan informasi berita viral KLIK DISINI]

Bagaimana Modus Penggandaan Uang Dilakukan oleh Pelaku?

Ritual Baskom Plastik dan Janji Uang Miliaran Rupiah

Pelaku berinisial M (35) menyamar sebagai dukun pengganda uang.

Ia mengelabui korban dengan serangkaian ritual yang terkesan mistis dan meyakinkan. 

Dalam praktiknya, pelaku meminta korban membungkus uang tunai dalam kain dan menaruhnya di dalam baskom plastik berwarna merah muda. 

Baskom tersebut kemudian ditutup menggunakan mukena dan kain batik, seolah-olah sedang berlangsung ritual sakral.

“Korban yang semula ragu akhirnya luluh setelah dirayu dengan narasi mistik,” ungkap Kapolsek Samboja, AKP Sarlendra Satria Yudha, Jumat (23/5/2025).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved