Liga Champions

DAFTAR Kontroversi Istvan Kovacs, Wasit Final Liga Champions 2024-2025 Asal Romania

Final Liga Champions 2024-2025 ini adalah kali ketiganya ia memimpin kompetisi klub UEFA.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
LIGA CHAMPIONS 2025 - Wasit Final Liga Champions 2024-2025 antara PSG vs Inter, Istvan Kovacs dari Rumania. Ia memiliki sejumlah kontroversi dalam mengambil keputusan di lapangan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - UEFA menunjuk Istvan Kovacs dari Rumania sebagai wasit Final Liga Champions 2024-2025 antara PSG vs Inter

Duel PSG vs Inter itu berlangsung di Allianz Arena, Munich, Jerman pada Minggu 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB.

Wasit berusia 40 tahun telah menjadi wasit internasional sejak 2010.

Final Liga Champions 2024-2025 ini adalah kali ketiganya ia memimpin kompetisi klub UEFA.

Ia pernah ditunjuk sebagai wasit untuk pertandingan final Liga Eropa UEFA 2024 di Dublin, Republik Irlandia, antara Atalanta dan Leverkusen, lalu final Liga Konferensi UEFA 2022 antara Roma dan Feyenoord di Tirana, Albania.

Ia telah memimpin tujuh pertandingan Liga Champions musim ini, termasuk pertandingan leg kedua babak 16 besar antara Liverpool dan Paris.

Istvan Kovacs lahir pada 16 September 1984 di Carei, Satu Mare, Rumania.

DAFTAR Hadiah Uang Tunai yang Dibawa Pulang Juara Liga Konfederasi 2024-2025,

Dibalik pengalamannya memimpin laga final Kompetisi Eropa itu, ada banyak kontroversi yang menjerat namanya.

Berikut daftar kontroversi Istvan Kovacs:

Daftar Kontroversi Istvan Kovacs

1. Kontroversi Euro 2024

Kontroversi terbesar Kovacs muncul selama pertandingan Republik Ceko vs. Turki di Euro 2024, di mana ia memecahkan rekor Kejuaraan Eropa untuk kartu kuning terbanyak dalam satu pertandingan (20 kartu).

Hal ini menyebabkan UEFA mengeluarkannya dari turnamen, dengan alasan hilangnya kendali dan kurangnya kepercayaan pada kemampuannya untuk tahap selanjutnya.

2. Perempat Final Liga Champions 2023-2024

Di luar Euro 2024, Kovacs juga dikritik atas keputusannya di pertandingan lain, termasuk keputusan penalti yang tidak tepat dan kartu kuning yang kontroversial.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved