Dana Hibah BNPB Nyaris Kena Pinalti, Kepala BPBD Sintang Ungkap Penyebabnya

Menurut Abdul, ada beberapa faktor penyebab 12 paket pekerjaan jembatan dari dana hibah BNPB belum dilelang hingga bukan Mei.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
DANA HIBAH - Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi saat ditemui Tribun Kamis 22 Mei 2025. Menurutnya ada beberapa faktor penyebab 12 paket pekerjaan jembatan dari dana hibah BNPB belum dilelang hingga bukan Mei. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dari BNPB senilai Rp 10 Miliar untuk Pemkab Sintang hampir ditarik kembali oleh Kementrian Keuangan.

Musababnya, dana hibah yang ditransfer pada akhir tahun 2024 itu tak kunjung direalisasikan untuk memperbaiki 12 jembatan di Kabupaten Sintang. Padahal, sudah berjalan 6 bulan, namun 12 paket pekerjaan belum mulai proses lelang.

"Kita hampir kena pinalti kalau pelaksanaannya tidak ada penegasan dari pimpinan daerah. Dana hibah itu hampir ditarik lagi oleh kementrian keuangan karena sudah sekian bulan belum ada progresnya," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, Kamis 22 Mei 2025.

Menurut Abdul, ada beberapa faktor penyebab 12 paket pekerjaan jembatan dari dana hibah BNPB belum dilelang hingga bukan Mei.

Pertama, karena kebijakan efisiensi anggaran yang menyebabkan adanya penyempurnaan di APBD Kabupaten Sintang 2025.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Pastikan Stok Kebutuhan Sapi & Kambing untuk Kurban Cukup di Sintang

"Sementara dana hibah itu juga masuk APBD. Mau tidak mau kita harus mengikuti mekanisme penganggaran, keuangan yang ada. Dan juga jadi kendala transisi kepemimpinan," kata Abdul.

Abdul menegaskan, dari BPBD tidak ada kendala dalam proses administrasi lelang. Sehingga, proses lelang 12 proyek jembatan baru bisa dilelang setelah penyempurnaan APBD disetujui.

"Penyempurnaan APBD baru ditandangani 15 Mei. Kalau sudah disempurnakan baru bisa lelang. Hambatannya bukan di BPBd kita sebenarnya, hanya tinggal menunggu penyempurnaan saja. Setelah disempurnakan kita selamat dari pinalti itu," ujar Abdul.

Karena APBD sudah disempurnakan, Abdul memastikan pihaknya segera mengurus berkas lelang agar bisa segera dikerjakan.

"Sekarang kita sedang mempersiapkan administrasi lelang. Tak lama lagi ini kita lelang
Dana  bibah 10 miliar lebih untuk 12 paket pekerjaan. Mudah- mudahan akhir Mei sudah bisa lelang," ujar Abdul. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved