Perpisahan Sekolah Harus Sederhana, Disdikbud Singkawang Tegaskan Lewat Surat Edaran

Disdikbud Singkawang juga menekankan pentingnya koordinasi dan konsolidasi antara sekolah dan unit pembinaan di Dinas Pendidikan untuk menentukan wakt

Penulis: Widad Ardina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WIDAD ARDINA
PERPISAHAN SEKOLAH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang menegaskan aturan perpisahan lewat surat edaran. Kadisdikbud Singkawang, Asmadi, mengatakan kegiatan perpisahan harus dilaksanakan secara sederhana, edukatif, dan tanpa pungutan dalam bentuk apa pun. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Menjelang akhir Tahun Ajaran 2024/2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang mengeluarkan surat edaran resmi terkait pelaksanaan kegiatan perpisahan murid di seluruh jenjang pendidikan. 

Surat tersebut ditujukan kepada seluruh kepala PAUD, SD, serta SMP negeri dan swasta di wilayah Singkawang.

Dalam surat yang diterbitkan pada 16 Mei 2025 itu, ditegaskan kegiatan perpisahan harus dilaksanakan secara sederhana, edukatif, dan tanpa pungutan dalam bentuk apa pun.

“Perpisahan wajib dilaksanakan di sekolah masing-masing, dengan pengawasan langsung dari pihak Dinas Pendidikan,” Kata Kadisdikbud Singkawang, Asmadi, pada Sabtu 17 Mei 2025.

DPRD Kota Singkawang Setujui Dua Raperda Strategis, Perlindungan Lahan dan Perhubungan

Disdikbud Singkawang juga menekankan pentingnya koordinasi dan konsolidasi antara sekolah dan unit pembinaan di Dinas Pendidikan untuk menentukan waktu, tempat, serta teknis pelaksanaan kegiatan. 

Selain itu, sekolah tidak boleh membentuk panitia, serta guru dan kepala sekolah dilarang menerima bingkisan atau pemberian dalam bentuk apa pun dari siswa maupun orang tua.

Adapun ketentuan lain yang disarankan adalah agar siswa tetap menggunakan seragam sekolah dan membawa konsumsi sendiri dari rumah.

Asmadi juga memperingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan ini, akan dikenai sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Surat ini menjadi pedoman wajib bagi seluruh sekolah, demi menjaga prinsip keadilan, transparansi, dan pembentukan karakter siswa yang sederhana serta tidak konsumtif,” ujar Asmadi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved