Berita Viral
Dipecat Saat Libur Lewat Video Call, Pegawai di Inggris Dapat Ganti Rugi Rp524 Juta
Rapat dilakukan secara virtual tanpa pendamping dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, yang membuatnya syok dan terpukul secara mental.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Joanne Neill, seorang pegawai di London Selatan, dipecat secara mendadak lewat panggilan video saat sedang menikmati waktu libur.
Undangan rapat yang ia terima dari manajernya hanya berjudul "catch up" atau "berbincang ringan", membuatnya tak menyangka bahwa isi pertemuan adalah pengumuman pemecatan.
Rapat dilakukan secara virtual tanpa pendamping dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, yang membuatnya syok dan terpukul secara mental.
Pengadilan ketenagakerjaan Croydon menyatakan pemecatan ini melanggar hak ketenagakerjaan dan berdampak serius pada kesehatan mental Neill.
Selain itu, keputusan perusahaan dianggap diskriminatif karena memprioritaskan pemutusan hubungan kerja terhadap pegawai paruh waktu yang mayoritas adalah perempuan.
Akibat pelanggaran tersebut, Dermalogica UK diwajibkan membayar kompensasi sebesar 24.042 poundsterling atau sekitar Rp524 juta kepada Neill.
Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pemutusan kerja, terutama di tengah perubahan sistem kerja yang semakin digital.
[Cek Berita dan informasi berita viral KLIK DISINI]
Apa yang Terjadi Saat Pemecatan Joanne Neill?
Bagaimana Proses Pemecatannya?
Joanne Neill, mantan pegawai Dermalogica UK, dipecat secara mendadak melalui panggilan video Microsoft Teams.
Ironisnya, undangan rapat tersebut hanya berjudul "catch up" alias "berbincang ringan", sehingga Neill tidak menyangka bahwa isinya adalah pemecatan.
Ia bahkan tidak diberi hak untuk membawa pendamping dalam rapat yang diadakan secara virtual itu.
Padahal, Neill sedang berada dalam masa libur ketika rapat itu dijadwalkan.
Tanpa peringatan atau kesempatan untuk mempersiapkan diri secara mental, ia diberitahu oleh manajernya, Ian White, bahwa dirinya termasuk dalam daftar karyawan yang diberhentikan.
dipecat lewat video call
pegawai dipecat saat libur
ganti rugi pemecatan tidak sah
kompensasi pegawai Inggris
pemecatan virtual
diskriminasi pekerja paruh waktu
kasus pemecatan tidak manusiawi
kompensasi Rp524 juta
rapat virtual pemecatan
| Terungkap! 8 Fakta Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Puluhan Anak Jadi Korban Kekerasan |
|
|---|
| Viral Video Ibu-ibu Lumpuhkan Ular Kobra di Selakau Timur |
|
|---|
| Terungkap! Alasan Meta PHK 8.000 Karyawan, Terancam Bangkrut? |
|
|---|
| Viral Jembatan Cangar, Kembali Diselimuti Duka Setelah Penemuan Jasad Pria |
|
|---|
| Terungkap! Penyebab Sebenarnya Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Dipecat-Saat-Libur-Lewat-Video-Call-Pegawai-di-Inggris-Dapat-Ganti-Rugi-Rp524-Juta.jpg)