MotoGP

Jadwal MotoGP Inggris 2025 Live di Trans7 Hari Minggu, Comeback Pecco Bagnaia di Silverstone

Seri ketujuh MotoGP Silverstone 2025 menjadi titik balik bagi Francesco Bagnaia setelah gagal meraup poin di seri sebelumnya.

Editor: Rizky Zulham
X @DucatiCorse
FRANCESCO BAGNAIA - Aksi Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia di lintasan balap MotoGP. Berikut Jadwal MotoGP Inggris 2025 disiarkan langsung di jam tayang Trans7 hari Minggu, comeback Francesco Bagnaia di Sirkuit Silverstone. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut Jadwal MotoGP Inggris 2025 disiarkan langsung di jam tayang Trans7 hari Minggu, comeback Francesco Bagnaia di Sirkuit Silverstone.

Seri ketujuh MotoGP Silverstone 2025 menjadi titik balik bagi Francesco Bagnaia setelah gagal meraup poin di seri sebelumnya.

Manajer tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, menganalisis momen sulit Francesco Bagnaia.

Ia memastikan bahwa segala sesuatu yang mungkin akan dilakukan untuk membantunya juga dari sudut pandang kepribadian.

Akhir pekan di Le Mans merupakan salah satu momen terendah dalam karier Pecco Bagnaia.

RESMI MotoGP Inggris 2025 Tidak Tayang Live di Trans7 Minggu Akhir Pekan Ini

Pembalap Ducati ini menyebutnya sebagai 'salah satu dari tiga akhir pekan terburuk yang pernah ada'. Sejak MotoGP memperkenalkan balapan Sprint, dia tidak pernah gagal membawa pulang satu poin pun di kedua balapan akhir pekan itu.

Hasil yang membuatnya tertinggal 51 poin dari rekan setimnya , Marc Marquez.

Namun, bukan hal tersebut yang membuat sang juara dunia tiga kali itu khawatir, melainkan fakta bahwa balapan telah berlalu.

Tetapi ia masih belum menemukan solusi untuk menciptakan kembali perasaan tersebut dengan bagian depan Desmosedici GP yang memungkinkannya untuk menaklukkan 30 kemenangan di kelas utama dalam kurun waktu empat musim.

"Masalahnya adalah dengan motor ini saya bisa mencatatkan waktu tercepat, atau lebih lambat lima detik, tapi saya selalu memiliki perasaan yang sama. Pertama kalinya hal ini terjadi dalam karier saya, tapi sudah seperti ini sejak awal musim.

"Saya tidak merasakan batasnya. Sampai tahun lalu, ketika saya mengerem, saya bisa merasakan ban dan saya bisa merasakan pergerakannya.

Namun, tahun ini, saya tidak merasakan apa-apa sampai bagian depan menutup dan saya terjatuh.

Itu adalah situasi yang tidak nyaman dan tidak tenang, tetapi juga sulit bagi saya untuk menerimanya," kata Bagnaia setelah balapan Le Mans, mengakui bahwa masalah teknis perlahan-lahan merambat ke tingkat mental juga.

Manajer Ducati, Davide Tardozzi angkat bicara mengenai masalah ini.

Ia tidak menyembunyikan ketidaksenangannya atas fakta bahwa, meski sudah enam balapan berlalu, pabrik Borgo Panigale masih belum bisa menemukan solusi untuk mengembalikan pembalap asal Turin itu ke posisi sebagai pembalap pemenang seperti yang selalu ia tunjukkan dalam beberapa tahun terakhir.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved