FORMAT Baru Liga Champions 2025-2026, UEFA Resmi Hapus Sistem Babak Penyisihan?

Fase Liga baru dimulai sebulan kemudian yakni 16 September 2025 hingga 30 Mei 2026.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/UEFA
LIGA CHAMPIONS 2026 - Foto Trofi Liga Champions. Liga Champions 2025-2026 akan dikemas dengan format baru yang diumumkan oleh Komite Eksekutif UEFA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Liga Champions 2025-2026 akan dikemas dengan format baru.

Liga Champions 2025-2026 dimulai dengan babak kualifikasi yang digelar pada 8 Juli hingga 27 Agustus 2025 mendatang.

Fase Liga baru dimulai sebulan kemudian yakni 16 September 2025 hingga 30 Mei 2026.

Edisi Liga Champions 2025-2026 akan mengikuti format baru UEFA.

Format ini telah diuji coba di edisi 2024-2025 saat ini dan akan disempurnakan pada edisi musim depan.

Format Baru Liga Champions 2025-2026

Dilansir dari laman resmi UEFA, perubahan penting dalam reformasi yang diumumkan oleh Komite Eksekutif UEFA adalah penghapusan sistem babak penyisihan grup format saat ini.

Babak penyisihan grup Liga Champions saat ini mencakup 32 peserta yang dibagi menjadi delapan grup yang masing-masing terdiri dari empat peserta.

Baca juga: Jadwal Lengkap Liga Champions 2025-2026 dari Babak Kualifikasi hingga Partai Final

Mulai musim 2024/25, 36 klub akan berpartisipasi dalam fase liga Liga Champions (sebelumnya babak penyisihan grup), yang memberikan kesempatan kepada empat tim lagi untuk bersaing melawan klub-klub terbaik di Eropa.

Ke-36 klub tersebut akan berpartisipasi dalam satu kompetisi liga di mana ke-36 klub yang bersaing akan diperingkat bersama.

Berdasarkan format baru, tim akan memainkan delapan pertandingan dalam fase liga baru (sebelumnya babak penyisihan grup).

Mereka tidak akan lagi menghadapi tiga lawan dua kali – kandang dan tandang – tetapi akan menghadapi pertandingan melawan delapan tim yang berbeda, memainkan setengah dari pertandingan tersebut di kandang dan setengahnya di tandang.

Untuk menentukan delapan lawan yang berbeda, tim-tim tersebut awalnya akan diperingkat dalam empat pot unggulan.

Setiap tim kemudian akan diundi untuk melawan dua lawan dari masing-masing pot ini, memainkan satu pertandingan melawan satu tim dari setiap pot di kandang, dan satu pertandingan tandang.

Hal ini memberi kesempatan bagi klub untuk menguji diri mereka sendiri melawan lawan yang lebih beragam dan meningkatkan prospek bagi para penggemar untuk melihat tim-tim papan atas saling berhadapan lebih sering dan lebih awal dalam kompetisi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved