Ragam Contoh

Kisah Soesalit Djojoadhiningrat, Anak RA Kartini yang Terlupakan Sejarah Saat Menjadi Mata-Mata

Soesalit mulai merasa terjebak dalam dilema moral. Ia menyadari bahwa pekerjaannya berseberangan dengan semangat kebangsaan yang tengah bangkit

Tribun Pontianak
RA KARTINI- Meski kisah RA Kartini telah dikenal luas dan dijadikan inspirasi, kisah hidup Soesalit Djojoadhiningrat layak untuk lebih sering disuarakan.  

Meski kisah RA Kartini telah dikenal luas dan dijadikan inspirasi, kisah hidup Soesalit Djojoadhiningrat layak untuk lebih sering disuarakan. 

Ia adalah saksi dan bagian dari sejarah yang menggambarkan pergulatan batin seorang anak bangsa di tengah masa penjajahan terjepit antara kewajiban dan panggilan hati nurani.

Pasca proklamasi kemerdekaan RI, soesalit aktif dalam pergerakan nasional. Ia pernah menjabat sebagai Panglima Divisi III Diponegoro dan bergerilya di Gunung Sumbing saat Agresi Militer Belanda II.

Flavio Silva Ubah Skor Persebaya Vs Madura United, Pecah Kebuntuan Gol Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Karier Soesalit di bidang militer bisa dikatakan tidak berjalan baik. Soesalit yang sempat berpangkat Mayor Jenderal, diturunkan pangkatnya menjadi Kolonel, hingga kemudian dipindahkan ke Kementerian Perhubungan.

Puncak penderitaan Soesalit terjadi pada peristiwa Pemberontakan PKI Madiun 1948. Dalam sebuah dokumen yang disita pemerintah, namanya tercantum sebagai "orang yang diharapkan" oleh kelompok pemberontak.

Pada peristiwa Pemberontakan PKI di Madiun, September 1948, nama Soesalit terseret. Soesalit, yang memiliki hubungan dekat dengan beberapa tokoh-tokoh dan laskar-laskar kiri, dituduh terlibat dalam pemberontakan ini.

Keterlibatan Soesalit dalam pemberontakan tersebut tak pernah dibuktikan akan tetapi dirinya dijadikan tahanan rumah. Soesalit kemudian dibebaskan oleh Presiden Soekarno, dan setelah peristiwa itu, ia tidak lagi menjabat panglima. Ia dipindahtugaskan menjadi perwira staf Angkatan Darat di Kementerian Pertahanan.

Pada 1950, Soesalit menjadi Kepala Penerbangan Sipil, dan di masa Kabinet Ali Sastroamodjojo I (1953-1955), ia ditunjuk sebagai Penasihat Menteri Pertahanan Iwa Kusumasumantri dengan pangkat kolonel.

Soesalit Djojoadhiningrat wafat pada 17 Maret 1979 di Rumah Sakit Angkatan Perang (RSAP). (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved