LAKA Tunggal Tewaskan Roslina Pegawai TU MIN 3 Pontianak Sampai Motor Patah di Gang Meninjau Jeruju

Saksi mata menjelaskan kecelakaan tunggal yang menewaskan Roslina tersebut besar kemungkinan dikarenakan jilbab yang ia gunakan.

Editor: Syahroni
Generate by AI : ChatGPT
KECELAKAAN TUNGGAL - Foto ilustrasi dibuat dengan kecerdasan AI, Minggu (13 April 2025) menampilkan seorng wanita mengalami kecelakaan tunggal menggunakan mobil. Kecelataan tunggal terjadi di Pontianak menewaskan pegawai TU MIN 3 diduga karena gangguan jilbab yang digunakan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pegawai Tata Usaha di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Pontianak meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal.

Kejadiaan naas yang menimpa Roslina tepat di Gg. Meninjau 2, Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 12 April 2025, sekitar pukul 14.45 WIB.

Saksi mata menjelaskan kecelakaan tunggal yang menewaskan Roslina tersebut besar kemungkinan dikarenakan jilbab yang ia gunakan.

Dewi, warga sekitar menyebut korban bernama Roslina dan menduga penyebab kecelakaan karena gangguan pada jilbab korban. 

Baca juga: FAKTA BARU Tragedi Kecelakaan Rombongan Umroh di Gresik yang Sebabkan 7 Penumpang Meninggal Dunia

“Ada yang bilang mungkin karena jilbabnya naik ke atas muka, jadi nggak bisa lihat jalan dan kehilangan kendali,” tutur saksi mata, Dewi yang ada ada disekitar tempat kejadian.

Saksi lain Sumarni merunut kejadian yang menewaskan pegawai TU MIN 3, kala itu ia bersama rekannya hendak bersilaturahmi ke rumah kader posyandu. 

“Motor saya saya parkir di depan surau, sementara teman saya yang lain motornya di depan rumah"

"Saat saya sedang mencari kunci di dalam tas, tiba-tiba saya lihat ada motor menabrak pembatas jalan lalu terjun ke parit,” ujar 

Baca juga: Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Sambas, Seorang Pengendara Motor Alami Patah Tulang

Saksi lain, Haryati mengatakan mendengar suara benturan keras sebelum melihat motor dan pengendaranya masuk ke parit.

“Waktu saya lihat, motornya langsung jatuh ke dalam parit. Motor korban patah karena hantaman. Korban perempuan, sendirian naik motor,” ungkapnya.

Spontan melihat kejadian itu saksi langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga kemudian warga pada berdatangan. 

“Saya teriak ‘tolong, tolong, tolong’, lalu orang-orang mulai berdatangan. Mereka kira saya yang jatuh. Saya bilang cepat telepon polisi, telepon ambulans,” tambahnya.

Seorang anggota TNI AL yang kebetulan melintas turut membantu mengevakuasi korban dengan menghentikan sebuah mobil pick up.

Haryati menambahkan korban masih bernapas yang kemudian langaung dibawa ke rumah sakit menggunakan pick up. 

"Korban sempat dinaikkan ke mobil dalam kondisi masih bernapas dan langsung dibawa ke rumah sakit kota. Tapi sekarang korban sudah meninggal,” jelas Haryati.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved