LAKA Tunggal Tewaskan Roslina Pegawai TU MIN 3 Pontianak Sampai Motor Patah di Gang Meninjau Jeruju
Saksi mata menjelaskan kecelakaan tunggal yang menewaskan Roslina tersebut besar kemungkinan dikarenakan jilbab yang ia gunakan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pegawai Tata Usaha di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Pontianak meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal.
Kejadiaan naas yang menimpa Roslina tepat di Gg. Meninjau 2, Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 12 April 2025, sekitar pukul 14.45 WIB.
Saksi mata menjelaskan kecelakaan tunggal yang menewaskan Roslina tersebut besar kemungkinan dikarenakan jilbab yang ia gunakan.
Dewi, warga sekitar menyebut korban bernama Roslina dan menduga penyebab kecelakaan karena gangguan pada jilbab korban.
Baca juga: FAKTA BARU Tragedi Kecelakaan Rombongan Umroh di Gresik yang Sebabkan 7 Penumpang Meninggal Dunia
“Ada yang bilang mungkin karena jilbabnya naik ke atas muka, jadi nggak bisa lihat jalan dan kehilangan kendali,” tutur saksi mata, Dewi yang ada ada disekitar tempat kejadian.
Saksi lain Sumarni merunut kejadian yang menewaskan pegawai TU MIN 3, kala itu ia bersama rekannya hendak bersilaturahmi ke rumah kader posyandu.
“Motor saya saya parkir di depan surau, sementara teman saya yang lain motornya di depan rumah"
"Saat saya sedang mencari kunci di dalam tas, tiba-tiba saya lihat ada motor menabrak pembatas jalan lalu terjun ke parit,” ujar
Baca juga: Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Sambas, Seorang Pengendara Motor Alami Patah Tulang
Saksi lain, Haryati mengatakan mendengar suara benturan keras sebelum melihat motor dan pengendaranya masuk ke parit.
“Waktu saya lihat, motornya langsung jatuh ke dalam parit. Motor korban patah karena hantaman. Korban perempuan, sendirian naik motor,” ungkapnya.
Spontan melihat kejadian itu saksi langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga kemudian warga pada berdatangan.
“Saya teriak ‘tolong, tolong, tolong’, lalu orang-orang mulai berdatangan. Mereka kira saya yang jatuh. Saya bilang cepat telepon polisi, telepon ambulans,” tambahnya.
Seorang anggota TNI AL yang kebetulan melintas turut membantu mengevakuasi korban dengan menghentikan sebuah mobil pick up.
Haryati menambahkan korban masih bernapas yang kemudian langaung dibawa ke rumah sakit menggunakan pick up.
"Korban sempat dinaikkan ke mobil dalam kondisi masih bernapas dan langsung dibawa ke rumah sakit kota. Tapi sekarang korban sudah meninggal,” jelas Haryati.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Romansa Hati: Genovantry Pontianak Hadirkan Lagu Pop Rock Sarat Perjalanan Emosi Cinta dan Kerinduan |
![]() |
---|
Aksi Mahasiswa Ricuh di DPRD Kalbar, Korlap Solmadapar Minta Reformasi Polri |
![]() |
---|
Wapres Gibran Jadikan Foto Bersama Koh Asiang Sebagai Profil Instagram |
![]() |
---|
Bahasan Terima Lencana Darma Bakti, Harap Jadi Motivasi Seluruh Jajaran Pembina dan Anggota Pramuka |
![]() |
---|
Salah Satu Tuntutan Aksi Mahasiswa Meminta Agar Tunjangan DPRD Dihapuskan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.