Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-409 Kota Sanggau, Ini Harapan Anggota DPRD Kalbar
Menurut Ason, kedepan masih banyak tantangan yang dihadapi. Terutama masalah infrastruktur, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Barat Fransiskus Ason menghadiri rangkaian peringatan hari jadi ke-409 kota Sanggau di Kawasan Mes Pemda Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 9 April 2025. Sebelumnya dilaksanakan apel di halaman Kantor Bupati Sanggau.
Pada kesempatan ini, anggota DPRD Kalbar dapil Sanggau-Sekadau itu menyampaikan bahwa usia 409 itu sudah matang, jika dibandingkan dengan umur maka sudah tua.
"Saya berharap Kabupaten Sanggau ini semakin dewasa dan semakin maju. Jangan sampai ketinggalan dengan Kabupaten baru pemekaran,"katanya.
Menurut Ason, kedepan masih banyak tantangan yang dihadapi. Terutama masalah infrastruktur, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.
Oleh karenanya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau itu berharap kedepan harus kerja keras dan harus ada kebijakan terobosan.
"Kemudian apa yang diarahkan oleh pemerintah pusat dalam rangka mendukung untuk program prioritas nasional, memang harus di dukung dan di percepat demi untuk kemajuan Kabupaten Sanggau khususnya dan juga kepentingan bangsa dan negara,"ujarnya.
Ason juga berharap, agar pembangunan infrastruktur dipercepat. Selain itu, bisa juga dilihat peluang, terlebih pemerintah juga ada program hilirisasi.
Kabupaten Sanggau sebagai produsen kelapa sawit dan cpo seharusnya mempunyai industri hilir.
"Sehingga dampak dari program nasional untuk Kabupaten Sanggau bisa terwujud untuk kesejahteraan masyarakat Sanggau,"harapnya.
Baca juga: Hari Jadi ke-409 Kota Sanggau, Bupati Tegaskan Pentingnya Kerjasama Dalam Berbagai Aspek
Untuk percepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten sampai ke desa, Ason juga menyarankan kepada Bupati agar berani mengambil kebijakan dengan meminta kepada desa agar menggunakan anggaran desanya untuk menuntaskan persoalan infrastruktur di desa Masing-masing.
"Karena memang persoalan kita hari inikan infrastruktur. Jadi yang sakit dulu yang di urus,"tegasnya.
Bicara jalan Provinsi, tambah Ason, baru 60 persen lebih yang kategori mantap. Artinya yang tidak mantap masih ada 30 persen lebih. "Itu ratusan kilo yang tidak mantap dari 1.500 an kilo meter,"pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Ratusan Warga Meriahkan Pawai Ta’ruf MTQ dengan Penuh Kebersamaan di Singkawang Tengah |
|
|---|
| Warga Penderita Penyakit Kronis di Suhaid Ikut Program PROLANIS |
|
|---|
| Kasus Nafkah Anak Masuk Lima Besar Pengaduan, KPAD Pontianak Usulkan Pemblokiran NIK Ayah Lalai |
|
|---|
| Beraksi di Mall hingga Sekolah, Pelaku Curanmor di Kota Singkawang Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
| Elit Politik di DPRD Kapuas Hulu Bahas Raperda di Provinsi Kalbar, Ini Isinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ason-jadi-090524.jpg)