Ragam Contoh

Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Shalat ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Canva/Tribunnews.com
IDUL FITRI 2025 - Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriyah tahun 2025 diprediksi jatuh pada Senin 31 Maret 2025. Namun kepastian resmi masih menunggu hasil sidang Isbat Kementerian Agama RI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut adalah beberapa amalan sunnah yang dianjurkan pada Hari Raya Idul Fitri.

Hari kemenangan ini menjadi momen yang penuh berkah, di mana umat Islam tidak hanya merayakan berakhirnya bulan Ramadan, tetapi juga mengamalkan sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Salah satu amalan sunnah yang utama adalah shalat Idul Fitri yang dilaksanakan secara berjamaah, baik di lapangan terbuka maupun di masjid.

Shalat ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Mengamalkan sunnah-sunnah ini tidak hanya membuat Hari Raya Idul Fitri lebih bermakna, tetapi juga mendekatkan kita kepada ajaran Rasulullah SAW.

Semoga di hari yang penuh keberkahan ini, kita semua mendapatkan ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.

CARA Nikmati Hidangan Bersantan Saat Lebaran Tanpa Takut Kolesterol Naik

1. Bergembira

Menurut Ustadz Hanan Attaki, kalau ada yang di hari lebaran masih ingat mantan, berarti dia bidah.

Tidak sesuai dengan sunnah Nabi SAW.

"Jangan ingat mantan. Jangan-jangan mantan kita lagi lebaran dengan pasangan halalnya. Ngapain kita ingat dia," kata Ustadz Hanan Attaki.

"Makanya hari lebaran itu jangan kepo, jangan stalking. Karena bikin kita nggak happy," ujarnya.

Sedangkan bergembira, happy di hari lebaran adalah ibadah.

"Ketawa di hari lebaran itu ibadah," lanjutnya.

2. Takbiran

Ustadz Hanan Attaki mengatakan, takbiran dimulai dari malam lebaran setelah Magrib.

"Itu bukan hanya sunnah Nabi SAW. Itu perintah Allah SWT di dalam Al Quran," katanya.

Takbir hendaknya dikumandangkan dengan rasa syukur. Bukan takbir dengan rasa sedih.

"Bertakbir dengan happy. Takbir bisa kita lakukan sepanjang malam, lalu setelah solat subuh, ketika berangkat ke tempat solat id juga bertakbir sepanjang berjalan kaki," katanya.

3. Berbagi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved