Dinas Pendidikan Kota Pontianak Gelar Bimtek Sekolah Inklusi

“Bimtek sekolah inklusi ini memang diberikan kepada seluruh sekolah di Pontianak. Ini tahun kelima menandakan kita sudah melakukan bimtek bagi guru-gu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
FOTO BERSAMA - Para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Inklusi Angkatan V Tahun 2025 saat menghadiri kegiatan di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu 19 Maret 2025. Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan guru pendamping dari satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusi. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Peggy Dania

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Inklusi Angkatan V Tahun 2025 di Aula SSA Kantor Wali Kota, Rabu 19 Maret 2025.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti serta turut mendapat dukungan dari Wakil Ketua TP PKK Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan yang hadir mewakili Ketua TP PKK selaku Ibu Asuh Anak Disabilitas. 

Bimtek ini diikuti oleh para kepala sekolah dan guru pendamping dari satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusi di Kota Pontianak.

Sri Sujiarti mengatakan, Bimtek ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah umum. 

“Bimtek sekolah inklusi ini memang diberikan kepada seluruh sekolah di Pontianak. Ini tahun kelima menandakan kita sudah melakukan bimtek bagi guru-guru di sekolah untuk menangani anak-anak yang disabilitas,” ujarnya.

Pastikan Akses Pendidikan Setara bagi Disabilitas, Disdikbud Pontianak Gelar Bimtek Sekolah Inklusi

Ia menegaskan bahwa setiap anak termasuk penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan di sekolah umum dengan batasan tertentu sesuai hasil asesmen dari UPT Layanan Disabilitas dan Asesmen Center (UPT LDAC). 

“Setelah pelaksanaan Bimtek ini, seluruh sekolah inklusi tidak bisa menolak anak berkebutuhan khusus (tertentu) karena yang parah tidak bisa sekolah umum, dia harus SLB,” katanya.

Menurutnya sejak tahun 2020 Bimtek telah diberikan kepada guru SD dan SMP negeri, PAUD, hingga kini menjangkau SD, SMP, dan sekolah swasta. 

“Ini memperluas akses sebenarnya. Harapan saya setelah dilakakukan Bimtek ini seluruh sekolah harus menerapkan. Jadi semua anak-anak yang ada di sekolah itu harus dideteksi apakah dia memiliki kekhususan yang harus ditangani dan di treatment,” harapnya.

Wakil Ketua TP PKK Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Bimtek. 

“Saya mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak sebagai Ibu Asuh Disabilitas mendukung penuh Bimtek hari ini yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan,” ucapnya. 

Ia juga berharap Bimtek ini bisa memberikan pelajaran terbaik bagi para peserta.

“Harapannya Bimtek ini memberikan pelajaran terbaik untuk para peserta terutama demi kebaikan dan kemajuan anak-anak berkebutuhan khusus. Para peserta juga diharapkan dapat memilih, memilah, dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak yang mereka dampingi untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya,” tambahnya. (Mg2)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved