All England 2025

Jadwal & Jam Tayang Semifinal All England Open 2025 Live Sabtu 15 Maret, Cek Nasib Wakil Indonesia

Gregoria Mariska Tunjung konsisten memberi harapan baru terhadap sektor yang sudah lama tertidur di jagat bulu tangkis Tanah Air.

Editor: Zulkifli
Grafis Tribunnews/Ananda Bayu S
ALL ENGLAND 2025 - Kejuaraan Badminton All England Open 2025 sesuai jadwal akan berlangsung hingga babak final Minggu 16 Maret 2025. All England menjadi turnamen bergengsi dengan hadiah uang yang fantastis serta poin BWF yang tinggi. 

Menurut penelusuran BolaSport, termasuk dari laman BWF Tournament Software, catatan terakhirnya muncul ketika All England Open 2000.

Dalam turnamen yang juga digelar bulan Maret, Mia Audina melaju ke babak empat besar sebelum dihentikan Gong Zhi Chao (China) dengan skor 6-11, 4-11.

Sebagai perbandingan, saat mantan bocah ajaib Indonesia itu mencapainya, Gregoria, lahir di Wonogiri pada 11 Agustus 1999, baru berumur tujuh bulan.

Mia Audina sebenarnya mencapai hasil yang sama pada 2004, 2005, dan 2006. Hanya saja dalam tiga kesempatan itu dia sudah memperkuat Belanda.

Gregoria sendiri sudah hampir melakukannya dalam dua edisi terakhir tetapi selalu kandas di laga perempat final.

Percobaan terakhirnya bahkan berakhir tragis saat Gregoria mengeluh sorotan lampu kamera yang mengganggunya.

Gregoria akhirnya kalah dengan skor 10-21, 22-20, 18-21 dari Akane Yamaguchi (Jepang) anggota Fantastic Four yang menguasai semifinal All England selama tiga edisi terakhir.

Kini, Gregoria datang dengan motivasi berlipat-lipat.

"Saya berharap  bisa main lepas di perempat final," ucap Gregoria dalam keterangan melalui Tim Humas dan Media PBSI.

"Motivasi menangnya berkali-kali lipat karena saya punya target melebihi hasil tahun lalu," ucap atlet yang baru saja melepas masa lajangnya itu.

Gregoria akan menghadapi laga tidak mudah.

Baca juga: Live Score Badminton All England Open 2025 Hari Ini Update Hasil 32 Besar Wakil Indonesia

Pemain yang akrab disapa Jorji itu akan menantang kembali rivalnya sejak kompetisi junior yaitu Han Yue dari China.

Menurut catatan BWF Badminton, Gregoria dan Han Yue punya rekor seimbang dengan masing-masing menang 4 kali dari 8 pertemuan.

Misi revans akan dibawa Gregoria karena kalah dalam bentrokan terakhir dengan Han di semifinal Arctic Open 2024 dengan skor 9-21, 21-16, 9-21. 

Gregoria tidak sendirian. Masyarakat Tanah Air yang merantau di Negeri Raja Charles itu juga mendukungnya.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved