Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalbar, 9.400 UMKM Terima Sertifikasi Perizinan
Selain itu, Maman mengungkapkan, sebanyak 350 sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) diberikan oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka mempercepat proses sertifikasi dan perizinan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Festival Kemudahan dan Perlindungan Mikro, sebanyak 9.400 sertifikasi dan perizinan berhasil diserahkan kepada pengusaha UMKM di Auditorium Untan, Kota Pontianak, pada Rabu 12 Maret 2025.
Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman menuturkan program ini memberikan sertfikasi halal agar mempermudah para pengusaha UMKM untuk mengembangkan usaha yang mereka milik.
”Program ini meliputi pemberian 7.500 sertifikasi halal melalui BPJPH, 300 sertifikasi halal dari Bank Indonesia, dan 1.000 sertifikasi halal serta 1.000 NIB yang diperoleh melalui koordinasi dengan PNM,” kata maman kepada tribunpontianak.co.id, Rabu, 12 Maret 2025.
Selain itu, Maman mengungkapkan, sebanyak 350 sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) diberikan oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak, serta 9 sertifikasi merek yang didorong melalui Kementerian Hukum dan HAM untuk mempercepat pendaftaran merek dagang dari perusahaan UMKM.
• Kementerian UMKM Dorong Pembukaan Kredit Usaha Rakyat Rp 300 Triliun per Tahun
”Program ini juga mencakup pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan 200 kredit disalurkan melalui BPD Kalbar dan sejumlah bantuan simbolis dari BRI, BNI, dan Mandiri. Selain itu, Askrindo dan BPJS Ketenagakerjaan turut memberikan polis asuransi untuk melindungi pelaku usaha dan tenaga kerja yang terlibat dalam sektor halal” jelasnya.
Lebih lanjut, Maman mengatakan, peluncuran simbolis yang menandai dimulainya kolaborasi ini, yang tidak hanya dilaksanakan di Kalimantan Barat tetapi akan diperluas ke 18 provinsi lainnya di Indonesia.
”Pemerintah berharap bahwa inisiatif ini dapat mempercepat pemberian sertifikasi dan perizinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing di tingkat nasional,” imbunya.
Program tersebut merupakan kolaborasi lintas sektoral antara Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bank Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Menteri UMKM
Maman Abdurrahman
Auditorium Untan Pontianak
Pontianak
Kalimantan Barat
Rabu 12 Maret 2025
Kalbar
Positif Narkoba dan Bawa Sajam, Kabid Humas Polda Kalbar: Proses Hukum Berjalan Sesuai Aturan |
![]() |
---|
Polisi Amankan 87 Anak di Bawah Umur Saat Aksi di Mapolda Kalbar, 3 Diantaranya Positif Narkoba |
![]() |
---|
Pria di Sambas Nekat Lompat dari Tower 35 Meter, Nyawa Korban Selamat |
![]() |
---|
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kalbar Gelar Aksi di Polda |
![]() |
---|
Sekda Kalbar: 949,8 Ton Beras Disalurkan Lewat Gerakan Pangan Murah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.