Komunitas Rawasari Bangkit Singkawang Kenalkan Seni Batik ke Generasi Muda
"Semoga mereka bisa termotivasi buat membatik, terus berkarya, sehingga nantinya bisa bikin karya ataupun brand sendiri," ungkapnya.
Penulis: Widad Ardina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Komunitas Rawasari Bangkit berkolaborasi dengan Galeri Kote Singkawang mengadakan kegiatan Rawasari Bangkit Batik Klub untuk anak muda, pada Minggu, 9 Maret 2025 sore kemarin.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan batik kepada generasi muda, terutama anak-anak, agar lebih mencintai dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
Penanggung jawab kegiatan, Nayla Aleeda, menjelaskan kegiatan ini berupaya mendekatkan batik kepada anak-anak dan remaja, khususnya di Jalan Rawasari, Roban.
"Pengen mengenalkan batik ke orang-orang, khususnya anak muda," ujarnya.
Kegiatan ini bukan yang pertama kali diadakan. Hingga saat ini, Rawasari Bangkit Batik Klub sudah berlangsung sebanyak empat kali. Pada pertemuan kali ini, peserta diajak untuk belajar menggambar di atas kain batik dan melilin.
Nayla berharap melalui kegiatan ini, anak-anak semakin termotivasi untuk membatik dan terus berkarya.
• Viral di Sosmed! Lagu Aku Dah Lupa Karya Fadil Asal Singkawang Jadi Trending
"Semoga mereka bisa termotivasi buat membatik, terus berkarya, sehingga nantinya bisa bikin karya ataupun brand sendiri," ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Rawasari Bangkit, Budi, menambahkan kegiatan ini lahir dari inisiatif komunitas yang ingin memperkenalkan batik kepada anak-anak di lingkungan sekitar.
"Diawali dari Nayla yang sebenarnya memiliki potensi dalam komunitas, sehingga beliau menyalurkan kemampuannya untuk diajarkan kepada generasi muda lainnya," jelasnya.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan komunitas ingin memanfaatkan potensi anak-anak dari Jalan Rawasari dengan memberikan wadah bagi mereka untuk mengasah keterampilan dan menyalurkan hobi mereka.
"Menjadi wadah kawan-kawan untuk berkegiatan positif dalam berseni," ucapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap anak-anak bisa mendapatkan pengalaman berharga serta mengembangkan kreativitas mereka dalam seni membatik.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam membangun karakter anak-anak dan remaja agar lebih menghargai budaya serta memiliki keterampilan yang bermanfaat. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kronologi Kecelakaan Mobil Motor di Depan Rumah Kapolda Kalbar |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 24 April 2026 di 14 Daerah! Kabupaten Landak Waspada Genangan |
|
|---|
| Awas! 213 Kasus Suspek DBD di Mempawah, Capai 213 Hingga Minggu ke-15 |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan di Depan Rumah Kapolda Kalbar, Dua Pensiunan Jadi Korban |
|
|---|
| Jaga Toleransi, Pontianak Raih Penghargaan Nasional Zona Konsolidasi Indeks Kota Toleran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/remaja-di-Jalan-Rawasari23423.jpg)