Ramadan 2025

Tata Cara Mandi Wajib Agar Bersih dari Hadas Besar Lengkap Urutan

Bagi mereka yang memasuki pintu gerbang pernikahan, suatu kewajiban yang mendasar adalah memahami praktik mandi wajib. 

Editor: Zulkifli
Tribun Manado
MANDI WAJIB - Bagi umat Islam terlebih yang sudah dewasa dan berkeluarga penting untuk mengetahui Tata cara Mandi Wajib yang benar. Mandi wajib ini penting demi sahnya sholat yang dikerjakan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bagi penagntin baru yang menjalani Ramadan 2025 penting untuk mengetahui tata cara mandi wajib yang benar. 

Di bulan Ramadan hubungan suami Istri di siang hari akan memabatalkan puasa. 

Perlu dipahami juga bahwa, penting untuk segera mandi wajib sebelum melaksanakan sholat subuh. 

Dilansir dari laman Muhammadiyah, berikut tata cara mandi wajib beserta urutan pelaksanaanya. 

Bagi mereka yang memasuki pintu gerbang pernikahan, suatu kewajiban yang mendasar adalah memahami praktik mandi wajib. 

Dalam bahasa Arab, mandi wajib dikenal sebagai “al-ghuslu“. 

Lebih dari sekadar tindakan membersihkan diri, al-ghuslu melibatkan penumpangan air suci ke seluruh tubuh dengan prosedur khusus yang dilengkapi dengan syarat-syarat dan rukun-rukunnya.

Baca juga: TIGA Keutamaan Bulan Suci Ramadan 1446 H Momen Mustajabnya Doa yang Dipanjatkan Orang Beriman

Konsep mandi wajib juga kerap disebut sebagai janabah, yang mengandung makna kedalaman dan jauh.

 Imam Nawawi menjelaskan bahwa janabah dalam konteks syariat dapat diartikan sebagai seseorang yang mengeluarkan mani atau terlibat dalam hubungan suami istri. 

Oleh karena itu, orang yang berada dalam keadaan junub diwajibkan menjauhi salat, masjid, membaca Al-Quran, serta dihindarkan dari hal-hal tersebut.

Baca juga: Niat Sahur Puasa Ramadhan Hari ke-9, Ada Waktu Mustajab Berdoa Sebelum Fajar Tiba

Hukum dan dasar aturan mengenai kewajiban mandi wajib tertuang dalam Surat Al-Maidah (5:6), yang berbunyi:

 “…dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kami sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus)…” 

Selain itu, hadis mencatatkan ajaran Rasulullah saw. yang menyatakan, 

Baca juga: Hukum Menonton Film Dewasa saat Puasa, Apakah Puasa di Bulan Ramadhan jadi Batal? Ini Ulasannya

“Apabila datang bulan (menstruasi), maka tinggalkanlah shalat dan apabila telah selesai haid, maka mandilah kamu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan memahami dan melaksanakan mandi wajib, calon pengantin tidak hanya memenuhi kewajiban agamanya, tetapi juga menciptakan persiapan sakral yang mencerminkan kebersihan fisik dan spiritual. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved