Pembayaran PBB di Pontianak Utara Rendah, Pj Wali Kota Minta Dukungan RT RW
Ia menjelaskan bahwa peningkatan penerimaan PBB sangat diperlukan untuk mendukung realisasi pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto, mengungkapkan keprihatinannya atas rendahnya tingkat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Pontianak Utara, yang hanya tercatat sebesar 34 persen.
"Bagaimana kita bisa maju jika PBB yang terbayar hanya 34 persen. Saya harap para lurah, RT, dan RW dapat membantu mengoptimalkan penerimaan PBB ini," ujar Edi Suryanto saat membuka Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Pontianak Utara di Aula CU Pancur Kasih, pada Rabu, 19 Februari 2025.
Edi menegaskan pentingnya peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam hal pembayaran PBB.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan penerimaan PBB sangat diperlukan untuk mendukung realisasi pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat.
• Apresiasi Tingginya Partisipasi Warga Musrenbang, Pemkot Komit Dorong Potensi Pertanian & Perkebunan
"Jika penerimaan PBB meningkat, usulan pembangunan senilai Rp253 miliar yang telah diajukan dapat terwujud. Namun, jika tidak, DPRD akan kesulitan dalam proses pembahasan anggaran akibat keterbatasan dana," ujarnya.
Pj Wali Kota juga meminta agar masyarakat memastikan bahwa usulan pembangunan yang dibahas di tingkat kelurahan dapat terealisasi pada tahun 2026.
"Pastikan apa yang dibahas di Musrenbang tingkat kelurahan menjadi bagian dari perencanaan anggaran dan pembangunan pada tahun 2026," tutupnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Pontianak Utara
Pj Wali Kota Pontianak Edi Suryanto
Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Rabu 19 Februari 2025
| Aliansi Buruh Kalbar Dorong Perda untuk Lindungi Pekerja Perkebunan Sawit |
|
|---|
| Investasi Masuk ke Kalbar, Gubernur Norsan Ungkap Tenaga Kerja Belum Terserap |
|
|---|
| MABM Singkawang Dorong Penggunaan Bahasa Melayu Sambas Lewat Program Revitalisasi 2026 |
|
|---|
| Gubernur Kalbar Akan Bahas 10 Tuntutan Buruh, Dorong Peningkatan Kompetensi Pekerja |
|
|---|
| Jumat Berbagi Satbrimob Polda Kalbar Sasar Warga Kurang Mampu, Bentuk Kepedulian Sesama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Edi-Suryanto-prihatin-dengan-req342.jpg)