Pj Bupati Mempawah Salurkan 17,8 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir di Sungai Pinyuh

Hal ini sebagai bentuk respons terhadap bencana yang melanda lima kecamatan di wilayah Mempawah,"

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
Dokumentasi Prokopim Mempawah
SERAHKAN BANTUAN - Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, menyerahkan bantuan sebanyak 17.880 kilogram beras kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sungai Pinyuh,Kamis 6 Februari 2025 sore. Bantuan diterima simbolis oleh Camat Sungai Pinyuh Ibrahim Mahras, 


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, menyerahkan bantuan sebanyak 17.880 kilogram beras kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sungai Pinyuh.

Bantuan tersebut diserahkan kepada kepala desa dan lurah se-Kecamatan Sungai Pinyuh dalam acara yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sungai Pinyuh, Kamis 6 Februari 2025 sore.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, Camat Sungai Pinyuh, Ibrahim, serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Sungai Pinyuh.

Pj Bupati Mempawah, Ismail menyampaikan bahwa bantuan ini akan disalurkan kepada 3.576 kepala keluarga (KK) yang tersebar di delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sungai Pinyuh.

Ismail menyebut, banjir yang berlangsung selama satu hingga dua minggu telah mengganggu aktivitas masyarakat, sehingga bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga.

"Pemerintah Kabupaten Mempawah telah menetapkan status tanggap darurat banjir sejak 24 Januari hingga 6 Februari 2025. Hal ini sebagai bentuk respons terhadap bencana yang melanda lima kecamatan di wilayah Mempawah," ujar Ismail.

Satbrimob Polda Kalbar bersama BNPB Kabupaten Kubu Raya Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir

Ia menambahkan, sebanyak 37.561 jiwa terdampak banjir, dengan wilayah Mempawah Hilir menjadi daerah yang paling parah, terutama di Desa Pasir.

"Pemerintah Kabupaten Mempawah juga telah melakukan peninjauan ke berbagai kecamatan yang terdampak banjir guna memastikan kondisi warga," katanya.

Menurut Ismail, setiap KK akan menerima bantuan sebesar 5 kilogram beras. Untuk Kecamatan Sungai Pinyuh, sebanyak 17.880 kilogram beras disalurkan dengan harapan dapat segera didistribusikan secara tepat sasaran.

"Kami berharap kepala desa dan lurah dapat menyalurkan bantuan ini dengan amanah, sesuai data yang ada, serta berkoordinasi dengan RT dan RW agar distribusi berjalan cepat dan merata," ungkapnya.

Selain itu, Ismail juga menyoroti dampak pascabanjir, seperti kerusakan infrastruktur jalan, jembatan, serta lahan pertanian.

Ia meminta agar dilakukan pendataan yang akurat dan objektif untuk segera diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Mempawah, yang selanjutnya akan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Untuk jangka panjang, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar dapat dilakukan kajian terkait penyebab utama banjir di Mempawah dan mencari solusi yang tepat," tutupnya. 

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved