Ragam Contoh

Contoh Kerangka Teks Ceramah Tema Kesehatan, 5 Point Membuat Kerangka Teks Ceramah

Sebenarnya masih banyak lagi jenis naskah yang dapat kamu kategorikan berdasarkan sumber literasi. Jad tidak terbatas pada lima poin ini saja dalam me

|
Kompas.com
ILUSTRASI CERAMAH- Membuat kerangka teks ceramah/pidato sangat penting agar tidak salah dan mudah dimengerti dalam menyampaikannya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Mari kita simak cara membuat kerangka teks dalam membuat sebuah naskah ceramah atau pidato. 

Membuat kerangka teks ceramah/pidato sangat penting agar tidak salah dan mudah dimengerti dalam menyampaikannya

Ada beberapa tips dalam langkah mudah yang dapat ditiru, yaitu:

  • Menentukan keyword terlebih dulu
  • Melakukan riset data terkait keyword yang akan ditulis
  • Menyusun berbagai variabel yang akan dibahas
  • Membuat judul yang menarik
  • Melakukan breakdown judul ke dalam beberapa poin penting yang perlu dibahas dalam artikel populer
  • Menyusun  berbagai poin pembahasan sesuai dengan alur pembahasan 

40 CONTOH Soal Bahasa Indonesia Kelas 2 Ulangan/Ujian Semester 1 & Kunci Jawaban Sumatif B Indo 2024

Contoh Kerangka Tulisan dalam Artikel Populer 

Berikut adalah contoh susunan kerangka tulisan dalam artikel populer :

  • Judul artikel
  • Nama penulis
  • Abstrak dan kata kunci
  • Pendahuluan
  • Pembahasan
  • Simpulan dan saran
  • Daftar pustaka (jika ada)

Struktur Teks Ceramah

1. Pengantar 

Bisa kita sebut sebagai pengantar, pembuka, atau abstraksi hanya berbeda penyebutan saja. Pada dasarnya pengantar ini akan berisi kata pengantar dan pembuka topik.

Jadi kamu nanti tidak perlu terlalu detail dalam menyampaikan apa topik utamanya pada bagian pengantar.

Pada contoh kerangka teks ceramah kita hanya perlu menarik minat pendengar saja.

2. Materi inti

Isinya adalah materi inti yang nantinya akan kamu sampaikan kepada para pendengar. Jadi di sini isinya akan cukup kompleks dan panjang tergantung pada pembahasan terkait.

Perlu diingat pada saat membuat sebuah teks ceramah kamu harus objektif dalam penyampaian.

Sehingga kita sebenarnya tidak dianjurkan menyelipkan pendapat pribadi tanpa adanya disclaimer.

Tujuannya adalah untuk menjaga agar konteks pembicaraan tetap mengacu pada literasi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved