Bukan Kalah Pilkada, Jarot Ungkap Masa Paling Suram Selama Berkarir di Sintang

"Saya mengalami masa suram, tahun 2021 saat mengalami strok sampai tidak bisa ngomong. Dalam masa sulit itu, Pak Sudiyanto Wakil Bupati Sintang mening

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Bupati Sintang, Jarot Winarno memberikan kue ulang tahun kepada warga Sintang saat launching buku Sintang Bersama Jarot dan Pengabdian Tanpa Batas, syukuran ulang tahun Bupati Sintang yang ke 65 tahun dan pengabdian 39 tahun Jarot Winarno di Kabupaten Sintang pada Rabu, 22 Januari 2025 di Pendopo Bupati Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kalah dalam kontestasi Pilkada tahun 2010 bukan masa paling suram bagi seorang Jarot Winarno.

Bupati Sintang dua periode ini mengaku, masa paling suram yaitu tak kala dirinya mengalami stroke dan sulit untuk berbicara pada tahun 2021.

Masa suram itu, bercampur kesedihan. Di tahun yang sama, Sudiyanto, Wakil Bupati Sintang yang mendampingi Jarot di Pilkada 2019 meninggal dunia karena sakit.

"Saya mengalami masa suram, tahun 2021 saat mengalami strok sampai tidak bisa ngomong. Dalam masa sulit itu, Pak Sudiyanto Wakil Bupati Sintang meninggal dunia. Dan Sekda Sintang saat itu Bu Yosepha banyak bantu saya. Hidup ini suram dan naik, seperti Roller coaster," kata Jarot saat launching buku Sintang Bersama Jarot dan Pengabdian Tanpa Batas, syukuran ulang tahun Bupati Sintang yang ke 65 tahun dan pengabdian 39 tahun Jarot Winarno di Kabupaten Sintang pada Rabu, 22 Januari 2025 di Pendopo Bupati Sintang.

Kenang Perjuangan Bersama Jarot Winarno, Sekda Sintang Kartiyus Menangis di Atas Podium

Lebih dari setengah usia Jarot mengabdikan diri di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Berawal dari tugas sebagai seorang dokter di pedalaman ketungau, jadi wakil bupati, hingga bupati Sintang 2 periode.

Masa Jabatan Jarot sebentar lagi berakhir. Bupati dan wakil bupati terpilih Bala-Ronny akan dilantik pada 10 Februari 2025.

Di ulang tahunnya ke-65, harapan Jarot cuma satu. Bisa menghadiri dan pisa sambut dengan Bupati baru.

"65 tahun masih ingin memohon panjang usia, minimal 18 hari lagi sampai purna tugas. Hidup yang tidak diperhitungkan adalah hidup yang tidak dipertaruhkan. Jadi kalah itu biasa. Jangan menyerah," kata Jarot.

Sebelum mengakhiri masa jabatan, Jarot sudah menyusun jadwal keliling ke kecamatan. Terakhir nanti, akan ada konser perpisahan, menghadirkan Grup Band Boomerang.

“Saya juga selama ini tidak membedakan suku dan agama. Semua agama kita bantu. Pesparani, Pesparawi, dan MTQ kita bantu semua. Demo juga kita hadapi, tidak apa-apa. Terima kasih atas bantuan dan dukungan semua. Jangan lupa Bahagia dan terima kasih atas bukunya," kata Jarot. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved