Komisi III DPRD Kalbar Ajak Pemprov Kalbar Inovatif Dapatkan Tambahan PAD

Usmandy berharap pengelolaan aset daerah yang cukup besar serta pengoptimalan kinerja BUMD bisa turut menyumbang peningkatan pendapatan.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Usmandy saat pertemuan, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk lebih inovatif dalam memaksimalkan sumber pendapatan asli daerah (PAD). 

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Usmandy, yang menilai pentingnya upaya Pemprov dalam menggali dan memaksimalkan potensi yang dapat meningkatkan PAD guna mendukung pembangunan daerah. 

“Peningkatan PAD sangat vital untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah dalam rangka mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak Pemprov Kalbar untuk lebih berinovasi dan memanfaatkan seluruh potensi yang ada.” katanya kepada tribunpontianak.co.id, Senin 20 Januari 2025.

Menurut legislator Dapil Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu, selain mengoptimalkan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor (PKB), Pemprov Kalbar juga dapat segera  menggarap potensi Pajak Alat Berat (PAB) yang tergolong sebagai pajak baru dan memaksimalkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Dari sektor pajak, selain pajak kendaraan bermotor, Pemprov Kalbar dapat memaksimalkan potensi penerimaan dari pajak alat berat yang potensinya cukup besar di Kalimantan Barat, kemudian juga memaksimalkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor.” Katanya.

Baca juga: DPRD Zulfydar Harap Lapangan Sepakbola di Kota Pontianak Dapat Perhatian

Selain menggenjot pendapatan dari sektor pajak, Usmandy berharap pengelolaan aset daerah yang cukup besar serta pengoptimalan kinerja BUMD bisa turut menyumbang peningkatan pendapatan.

“Potensi barang milik daerah dan BUMD juga perlu dioptimalkan untuk mengisi ruang-ruang pendapatan, selain pajak daerah yang selama ini mendominasi proporsi pendapatan daerah.” Pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved