Periode Pasang Air Laut, BPBD Sambas Imbau Masyarakat Waspada

Untuk itu, Marjuni mengingatkan masyarakat selalu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan banjir, angin kencang dan tanah longsor (b

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu
Banjir rob pasang air laut merendam sejumlah rumah di Selakau, Kabupaten Sambas, Rabu 25 Januari 2023. Banjir sudah terjadi tiga hari mulai 23 Januari 2023 hingga Rabu 25 Januari 2023. Banjir rob terjadi antara pukul 04.00 dini hari, surut ketika siang hari. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Potensi cuaca hujan masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat bersamaan dengan periode pasang air laut, Jumat 17 Januari 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mengimbau masyarakat daerah Sambas untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sambas Marjuni mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan BMKG periode pasang laut masih terjadi walaupun cenderung menurun kedepan.

"Sesuai informasi BMKG terakhir kami terima ketinggian air laut masih terjadi namun sudah mulai menurun seiring waktu berjalan," kata Marjuni.

Untuk itu, Marjuni mengingatkan masyarakat selalu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan banjir, angin kencang dan tanah longsor (batingsor).

Banjir Luapan Bendungan Terjang Rumah Warga di Gugah Sejahtera Pemangkat Sambas

"Namun masyarakat tetap dihimbau waspada dan tidak panik dengan kondisi potensi cuaca ekstrim seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan sebagainya," katanya.

Marjuni juga bilang agar setiap warga tetap meng-update informasi dari BMKG terkini.

Lebih jauh, Marjuni mengungkapkan belum terdapat laporan titik banjir di wilayah desa beberapa hari kebelakang.

"Untuk sampai saat ini belum ada laporan banjir ke BPBD Kabupaten Sambas khususnya di kawasan aliran sungai," jelasnya.

Namun dia meminta agar masyarakat di kawasan daerah aliran sungai (DAS) selalu mewaspadai potensi banjir.

"Baik di tepi sungai maupun di pesisir pantai dihimbau untuk waspada dan antisipatif termasuk potensi tanah longsor untuk di daerah yang berbukit," katanya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved