MotoGP

Marc Marquez Ingin Pensiun dan Mengakhiri Karir Balap MotoGP Bersama Ducati

Terungkap keinginan Marc Marquez ingin pensiun dan mengakhiri karir balapnya di MotoGP bersama Ducati.

Editor: Rizky Zulham
Dok. MotoGP.com
Aksi pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez di lintasan balap MotoGP. Marc Marquez Ingin Pensiun dan Mengakhiri Karir Balap MotoGP Bersama Ducati. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Terungkap keinginan Marc Marquez ingin pensiun dan mengakhiri karir balapnya di MotoGP bersama Ducati.

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mencoba terus merendah dalam menatap musim MotoGP 2025.

Marquez berbicara seolah-olah tidak ingin terlalu mengejar gelar juara pada musim pertamanya bersama tim pabrikan Ducati.

Awalnya harapan Marquez untuk bisa kembali kompetitif setelah mengalami periode suram memang berhasil terwujud pada musim lalu.

Dia bahkan berhasil mengakhiri musim di peringkat tiga klasemen dan memberikan banyak kebahagiaan di garasi Gresini Racing.

STOP Kudeta Dominasi Ducati, Jorge Martin Siap Bawa Aprilia Raih Juara MotoGP 2025

Bagi Marquez, pencapaian gabung ke Ducati Lenobo sangat disyukurinya setelah berdarah-darah bersama Honda dalam beberapa musim terakhir.

“Bersama Honda kami meraih banyak hal dan saya merasa menjadi bagian dari Honda," kata Marquez, dilansir dari Motorsport.

"Namun, sekarang (2024) saya mengendarai Ducati dan pada 2025 saya akan menjadi pembalap resmi Ducati."

"Tentu saja, saya akan berusaha mempertahankan warna merek saya."

"Tapi Honda telah dan akan menjadi bagian yang sangat penting dalam karier saya, atau mungkin bagian terpenting dalam karier saya," ujarnya.

“Saat saya masih di Honda, terkadang orang berkata: 'Honda adalah Honda, dan dia menang karena Honda'."

"Tapi ada Honda yang lain. Jika Anda adalah pembalap yang baik dan Anda pergi ke Honda dan berkata: 'Saya tidak peduli dengan uang, saya hanya ingin motor terbaik', mereka akan memberi Anda motor terbaik, jika Anda memang bagus."

"Dalam kasus saya, saya melakukan hal yang sebaliknya. Saya pergi ke Ducati dan berkata: 'Saya tak peduli dengan apa pun, saya hanya ingin mengendarai motor terbaik'."

"Sekarang, ketika saya pensiun, saya akan merasa damai dengan diri saya sendiri karena saya telah mencoba segalanya,” kata rider yang mengundurkan diri pada tahun terakhir kontraknya dengan pabrikan Jepang itu.

Marquez merendah mengenai ambisi pada musim pertama menjadi pembalap Ducati Lenovo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved