India Open 2025

Daftar Pemain Indonesia di India Open 2025 BWF Super 750 Lengkap Lawan 32 Besar

Evaluasi khusus diberikan terhadap tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, setelah Malaysia Open 2025.

Editor: Zulkifli
pbsi.id
Gregoria Mariska Tunjung akan menjadi satu-satunya tumpuan di India Open 2025. Jorji harus lebih termotivasi mengawali turnamen di tahun 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Inila daftar pemain Indonesia yang diterjunkan diajang badminton India Open 2025 yang berlangsung di New Delhi. 

Para wakil Indonesia tak bisa berleha-leha karena sudah menanti di depan mata turnamen berikutnya yakni India Open 2025. 

Hanya berjarak dua hari selang Malaysia Open 2025 pertarungan kembali dimulai di India Open yang akan berlangsung  di New Delhi New 14-19 Januari. 

Adapun jumlah wakil Indonesia kembal menyusut, jika di Malaysia Open Indonesia menurunkan 9 pemain namun di ajang Super 750 kali ini hanya ada enam pemain yang diturunkan. 

Satu di antaanya yakni tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang diharapkan lebih maksimal. 

Baca juga: Live Score Final Badminton Malaysia Open 2025 Hari Ini Update Daftar Juara BWF Super 1000

Sementara Putri KW akan dipersiapkan untuk turnamen berikutnya. 

Evaluasi khusus diberikan terhadap tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, setelah Malaysia Open 2025.

Putri KW menjadi salah satu wakil Indonesia yang berhasil melangkah paling jauh pada turnamen BWF World Tour Super 1000 itu.

Pemain yang sedang berusaha menembus persaingan level atas itu mencapai babak perempat final Malaysia Open 2025.

Imam Tohari selaku pelatih tunggal putri Indonesia mengomentari penampilan Putri. Menurutnya, Putri sudah bermain sesuai dengan apa yang diharapkan.

Baca juga: Hasil & Daftar Pemain Lolos Semifinal Badminton Malaysia Open 2025 Lengkap Nasib Wakil Indonesia

Memang, ada kekurangan dari Putri dalam catatan Imam.

Mantan pelatih Kento Momota tersebut menilai atlet berusia 22 tahun masih sering tergesa-gesa dalam permainannya.

"Penampilan Putri Kusuma Wardani sangat bagus, apa yang saya harapkan dari penampilan dia sudah sesuai ekspektasi," kata Imam Tohari, dalam rilis resmi PBSI.

"Hanya memang disayangkan saat gim ketiga sempat unggul 1-2 poin jadi ada beberapa yang terlalu tergesa-gesa. Ke depannya harus bisa lebih tenang," ujarnya.

"Saya memberitahu dia setelah pertandingan, pengalaman ini bukan yang biasa-biasa saja tapi pengalaman penting yang harus diingat terus."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved