MotoGP

Yamaha Marah Besar Saat Dengar Alex Rins Bocorkan Rahasia Mesin Baru V4

Reaksi Tim Yamaha marah besar saat tahu pembalap mereka Alex Rins membocorkan rahasia spesifikasi mesin baru V4 ke publik.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Yamaha
Aksi Pembalap Alex Rins di lintasan balap MotoGP. Yamaha Marah Besar Saat Dengar Alex Rins Bocorkan Rahasia Mesin Baru V4. 

"Dia sempat bilang kan bahwa kami akan menguji V4 di Jerez, tapi tidak jadi. Karena memang mesinnya belum siap," lanjutnya.

"Faktanya, mesin itu masih dalam tahap pengembangan. Semuanya benar-benar masih di fase embrio," tandas pria asal Italia itu.

Meregalli lantas ditanya, apakah mungkin Yamaha akan ganti mesin di pertengahan musim 2025 nanti menyusul aturan konsesi khusus untuk tim mereka.

Di paruh pertama pakai inline 4 silinder, lalu paruh kedua menggunakan V4 ketika sudah siap.

Namun, lagi-lagi Meregalli bilang tidak.

"Secara aturan ya boleh saja, tapi sekali lagi itu adalah hal yang mustahil dan tidak ada dalam pertimbangan kami. Karena kami saja belum dapat kilometer jarak berapapun, bahkan pengujian juga belum," katanya.

"Untuk saat ini, kita harus menyingkirkan segala hal terkait V4 dari pikiran kita. Karena tidak mungkin berganti mesin setelah enam bulan kompetisi. Itu sama saja bertarung tanpa fondasi kuat."

Meregalli menegaskan bahwa Yamaha memang sedang bertekad bangkit dari keterpurukan. Finansial juga mapan. Namun bukan berarti mereka jadi gegabah dan mengerjakan mesin baru asal-asalan.

Tentang kemungkinan ganti mesin dua kali, yakni membuat V4 1000cc kemudian jadi V4 850cc karena aturan MotoGP mulai 2027 pun, semuanya sudah dipikirkan mereka.

"Intinya adalah, Anda tidak bisa mengerjakan dua proyek sekaligus dalam satu waktu tentang hal seperti ini. Tahun 2025 kami akan mengembangkan V4 dan motor baru, tapi kami jelas akan balapan dengan mesin inline," ucap Meregalli.

MotoGP 2025 - Gelagat Aneh Marc Marquez di Tim Baru Ducati Kini Mulai Terendus

"Saya tidak bilang kami akan pakai mesin inline untuk dua musim ke depan ya. Tapi yang jelas untuk 2025, tidak realistis rasanya mau pakai V4. Sebenarnya tida realistis untuk menetapkan tujuan apapun saat ini."

"Kami masih harus banyak melakukan tes, semuanya masih terlalu dini," ucap Meregalli.

# Berita Viral

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved